Gegera Permendikbud 30 Tahun 2021, KPI Bakal Layangkan Somasi ke Nadiem Makarim, Pokoknya harus Dicabut

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Foto: Youtube Mata Najwa.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ormas Kongres Pemuda Indonesia (KPI) akan melayangkan somasi kepada Kemendikbud Ristek RI terkait Permendikbud Nomor 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan perguruan tinggi.

Somasi itu dilayangkan karena Permendikbud nomor 30 tahun 2021 dinilai akan membuka peluang kebebasan seksual di kalangan kampus.

“Kongres Pemuda Indonesia akan melayangkan somasi kepada Mendikbud RI. Somasinya cabut frasa “persetujuan korban”,” kata penasihat hukum KPI, Pitra Romadoni Nasution dalam keterangannya, Jumat (19/11/2021).

Menurut Pitra, pihaknya sejatinya tak mempermasalahkan Permendikbud No 30 Tahun 2021.


Hanya saja, pihaknya tak ingin Permendikbud itu dikotori dengan catatan frasa “persetujuan korban”.

Karena dengan frase “persetujuan korban”, kata dia, akan berdampak kepada kebebasan seksual di lingkungan mahasiswa.

“Ormas KPI mendukung terbitnya Permendikbud No. 30 Tahun 2021 dengan catatan frasa “persetujuan korban” harus dicabut atau direvisi untuk melindungi para korban kekerasan seksual di kalangan pelajar agar tidak terulang kembali,” ujarnya.