Ingin Liburan saat Nataru? Simak Data Ini Dulu deh

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito. Foto Satgas Covid-19

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas dan mobilisasi berlebihan selama liburan Natal dan Tahun Baru ((Nataru) 2022.

Pasalnya, berdasarkan pengalaman, selalu terjadi kenaikan angka kasus Covid-19 usai masa liburan.

Untuk itu, perlu dilakukan penyesuaian pengaturan aktivitas masyarakat serta mobilitas yang diatur menyesuaikan data kasus dan kondisi riil di lapangan.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penularan Covid-19 selama masa libur Nataru mendatang.


“Pada prinsipnya pemerintah akan tetap mendukung kegiatan masyarakat asalkan dilakukan secara terkendali,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Rabu (17/11/2021).

Prof Wiku mengungkap, selama satu pekan terakhir, telah terjadi penurunan kepatuhan memakai masker kurang dari 75 persen dari total masyarakat yang terpantau.

Itu terjadi di 20,37 persen kabupaten/kota, 21,9 persen Kecamatan dan 22,96 persen desa/kelurahan secara nasional.

Sementara kepatuhan menjaga jarak kurang dari 75 persen, terjadi di 23,71 persen kabupaten/kota, 23,78 persen Kecamatan dan 21,91 persen desa/kelurahan secara nasional.