PA 212 Ngotot Reuni Akbar 212, Muannas Alaidid: Sarat Kepentingan Politik Dibungkus Agama

Muannas Alaidid

POJOKSATU.id, JAKARTA – Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Muannas Alaidid menilai reuni akbar 212 sudah tidak perlu digelar.

Apalagi, saat ini masih dalam pandemi Covid-19 yang tentu saja berisiko melambungkan angka kasus Covid-19 di Indonesia.

BACA: Kata Ferdinand Hutahaean, Reuni 212 Itu cuma Ajang Ngumpul-ngumpul Bukan Kebo

Tidak hanya itu, tuntutan Basuki Tjahaja Purnama dipenjara juga sudah dipenuhi oleh hukum yang berlaku di Indonesia.


“Untuk apa acara yang mereka namakan reuni itu digelar. Ahok sudah diadili dan diputus bersalah bahkan yang bersangkutan juga sudah bebas,” kata Muannas kepada PojokSatu.id, Selasa (16/11/2021).

Politisi PSI ini menilai, saat ini tujuan Reuni 212 itu sudah berubah haluan, yakni agenda politik yang dibungkus dengan agama.

“(Reuni 212) Sudah sarat kepentingan politik, ada agenda lain, tujuan politik dibungkus agama,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif memastikan, pihaknya tetap akan menggelar kegiatan Reuni 212 pada 2 Desember 2021 mendatang.