Mediasi Luhut Terancam Batal Lagi, Ternyata Penyebabnya Gara-gara Pihak Ini

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan tiba di gedung Ditkrimsus Polda Metro Jaya, Senin (27/9/2021). Foto JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA- Mediasi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) dengan terlapor Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti dipastikan akan digelar pada Senin depan (15/11/2021).

Namun mediasi itu tampaknya kembali akan tertunda. Pasalnya, terlapor Fatia Maulidiyanti bakal berhalangan hadir.

Demikian disampaikan Kuasa Hukum Fatia Maulidiyanti, Nelson Nikodemus Simamora saat dihubungi, Sabtu (13/11/2021)

“Sepertinya akan tertunda. Karena kali ini pihak Fatia berhalangan untuk hadir,” kata Nelson.


Nelson menuturkan, pihaknya sudah melayangkan surat ketidak hadiran kliennya kepada penyidik.

Ia pun mengklaim, penyidik akan menjadwalkan ulang mediasi tersebut.

“Sudah disampaikan ke penyidik, sepertinya akan ditunda (mediasinya),” ujarnya.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengagendakan proses mediasi antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dengan terlapor kasus pencemaran nama baik, pada
Kamis (21/10/2021) lalu.

Namun mediasi itu gagal karena pihak Luhut tak memenuhi panggilan polisi karena alasan ada agenda kedinasan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan diketahui resmi melaporkan Direktur Lokataru, Haris Azhar dan salah satu anggota Kontras bernama Fatia ke Polda Metro Jaya.

Laporan yang diduga pencemaran nama baik tersebut terigistrasi dengan nomor LP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 September 2021.

Dalam hal ini, pelapor sudah menjalani pemeriksaan klarifikasi di Polda Metro Jaya pada Senin (27/9/2021).

“Saya tidak akan berhenti. Saya ulangi. Saya tidak akan berhenti saya mau buktikan bahwa saya benar. Nanti di pengadilan kita lihat,” kata Luhut.

(fir/pojoksatu)