Jaring Investor di Forum Bisnis Dubai Expo 2021, KEK Prospektif

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan di forum bisnis Dubai Expo 2020 secar virtual. Foto IST

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menko Bidang Perekonomian Airlanga Hartarto mengajak para investor menanamkan modal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam sambutannya secara virtual di forum bisnis di Paviliun Indonesia Dubai Expo 2021, 11 November 2021 pekan lalu.

Airlangga mengungkap, KEK di Indonesia menawarkan berbagai fasilitas bagi penanaman modal.

Di antaranya insentif fiskal seperti tax holiday dan tax allowance, serta insentif nonfiskal seperti layanan one-stop services menggunakan Online Single Submission (OSS) untuk perijinan dan pendaftaran usaha.


Lalu peraturan keimigrasian, ketenagakerjaan, dan pengelolaan lahan.

Hingga tahun 2021, sudah ada 19 KEK di Indonesia yang bergerak di sektor industri manufaktur, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

“Lebih dari itu, KEK secara otomatis juga akan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), karenanya akan masuk sebagai prioritas untuk dikembangkan,” ungkapnya.

Untuk KEK yang berfokus pada industri manufaktur antara lain terdapat di Sei Mangkei, Gresik, Kendal, Palu, Arun Lhokseumawe, Galang Batang, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Tanjung Api-Api, Bitung, dan Sorong.

Sementara KEK pariwisata di antaranya yakni Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Morotai, Likupang, LIDO, dan Mandalika.

Gelaran event olahraga berskala dunia yakni Indonesia First World Super Bike dan MotoGP juga akan diselenggarakan di KEK Mandalika.

Seiring dengan disahkannya UU Cipta Kerja, KEK juga memperluas cakupan industrinya hingga ke skala industri tersier.

Termasuk Nongsa dan Singhasari yang fokus pada industri digital dan pusat data terpadu, serta Batam Aero Technic yang bergerak pada sektor aeroplane maintenance, repair, and overhaul (MRO).

UU Cipta Kerja memang membawa Indonesia memasuki babak baru yang lebih baik, dalam kaitannya dengan upaya penciptaan lapangan kerja dan aktivitas penanaman modal.

Airlangga juga menyampaikan komitmen pemerintah membangun iklim investasi yang baik dan memastikan tiga faktor yakni certainty, clarity, and simplicity bagi para investor dan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia.

“Saya akan menyambut kehadiran Anda semua di Indonesia, segera bergabung dan jalankan usaha anda di Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia,” ucap Airlangga. (ruh/pojoksatu)