Permendikbud No 30 Tahun 2021 Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus, Nadiem: Ini Adalah Inovasi Terbesarnya

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Foto: Youtube Mata Najwa.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim membantah anggapan Permendikbud No 30 Tahun 2021 melegalkan perzinahan dan seks bebas di kampus.

Itu berkenaan dengan pasal 5 ayat 2 Permendikbud No 30 Tahun 2021 terkait frasa ‘atas persetujuan’.

BACA: Polemik Permendikbud No 30 Tahun 2021, Nadiem Ungkap Fakta Gila kekerasan Seksual di Kampus

Karena itu, banyak pihak menilai Permendikbud No 30 Tahun 2021 menjadi multi tafsir dan bertentangan dengan hukum serta norma dan agama.


Nadiem menyatakan, ada tiga esensi di dalam Permendikbud No 30 Tahun 2021.

Pertama, keberadaan satgas yang bertanggungjawab dalam penanganan kasus kekerasan di dalam kampus.

“Yang bertanggungjawab, melakukan semua, pelaporan, pemulihan dan perlindungan (korban) dan monitoring serta rekomendasi sanksi,” ujar Nadiem dalam acara Mata Najwa, Rabu (10/11/2021).

Kedua, adalah penjabaran kategori kekerasan seksual yang didefinisikan secara spesifik.