Kubu Moeldoko Malah Bersyukur Yusril Kalah Gugat AD/ART Demokrat di MA, Ada Strategi Tersembunyi?

Moeldoko di KLB Sibolangit. Foto Antara

“Kami optimis (menang). Semoga gugatan kami di TUN 150 dikabulkan seluruhnya,” tandasnya.

Yusril tak Sepaham

Sementara, Yusril Ihza Mahendra mengaku tak sepaham dengan alasan MA menolak gugatan judicial review AD/ART Partai Demokrat pimpinan AHY.

BACA: Gugatan Judicial Review Ditolak MA, Yusril Malah Katakan Begini, Putusan Itu Harus Kita Hormati

Menurut Yusril, pertimbangan hukum MA terlalu sumir dalam memutus persoalan yang sebenarnya rumit berkaitan dengan penerapan asas-asas demokrasi dalam kehidupan partai.


“Tetapi itulah putusannya dan apapun putusannya, putusan itu tetap harus kita hormati,” kata Yusril kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).

Yusril mengaku tak sepaham soal pertimbangan MA yang menyatakan tak berwenang menguji AD/ART Parpol manapun karena bersifat mengikat ke dalam parpol dan anggotanya masing-masing.

Yusril Ihza mengatakan parpol memang bukan lembaga negara, tapi menurutnya parpol berperan penting dalan negara terutama dalam mencalonkan presiden dan wakil presiden.

“AD dan ART tidak sepenuhnya hanya mengikat ke dalam, tetapi ke luar juga. AD parpol mengatur syarat menjadi anggota partai,” katanya.