Keok di MA Gugat AD/ART Demokrat AHY, Yusril: Tugas Saya Sudah Selesai

Yusril Ihza Mahendra. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Yusril Ihza Mahendra menyebut, pertimbangan Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan judicial review AD/ART Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terlalu sumir.

Yusril Ihza Mahendra mengaku tak sepaham terkait pertimbangan MA yang menyatakan tak berwenang menguji AD/ART parpol manapun karena bersifat mengikat ke dalam parpol dan anggotanya masing-masing.

BACA: Kubu Moeldoko Malah Bersyukur Yusril Kalah Gugat AD/ART Demokrat di MA, Ada Strategi Tersembunyi?

Yusril mengakui, parpol memang bukan lembaga negara.


Tapi menurutnya parpol berperan penting dalam negara terutama dalam mencalonkan presiden dan wakil presiden.

“AD dan ART tidak sepenuhnya hanya mengikat ke dalam, tetapi ke luar juga. AD parpol mengatur syarat menjadi anggota partai,” katanya kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).

Menurutnya, syarat menjadi anggota itu mengikat setiap orang yang belum ingin menjadi anggota parpol tersebut.

“Parpol memang bukan lembaga negara, tetapi perannya sangat menentukan dalam negara seperti mencalonkan Presiden dan ikut Pemilu,” kata Yusril.