Dukung Akselerasi Pengembangan KBLBB, PPD Sediakan 100 Unit Bus Listrik

Penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) mengenai kerjasama penyediaan bus listrik Perum PPD (Pande Putu Yasa ) oleh PT. Sinar Armada Globalindo (Johannes Herwanto)

POJOKSATU.id, JAKARTA-Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) mendukung akselerasi pengembangan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) pada core business usahanya.

Hal ini dibuktikan dengan penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) mengenai kerjasama penyediaan bus listrik Perum PPD oleh PT. Sinar Armada Globalindo.

MoU ditandatangani oleh Direktur Utama Perum PPD Bapak Pande Putu Yasa dengan Direktur Utama PT. Sinar Armada Globalindo Bapak Johannes Herwanto.

MoU ini sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).


Perpes ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak dan meningkatkan ketahanan energi nasional serta menjadikan Indonesia yang bebas emisi karbon atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Selian itu, Perum PPD akan melakukan konversi peremajaan bus berbahan bakar diesel menuju bus listrik sebagai upaya pembuktian konsistensi Perum PPD dalam rangka pengurangan polusi udara.

Dalam rencana peremajaan bus tersebut, Perum PPD berencana melakukan pengadaan 100 unit bus listrik di 2022 yang bekerjasama dengan produsen dan APM seperti Golden Dragon.

Berbeda dengan kerjasama bus listrik sebelumnya, kali ini Perum PPD menggandeng PT. Sinar Armada Globalindo dengan produk bus listrik bernama SAG.

SAG merupakan bus listrik yang teringan dikelasnya dengan berat asli dalam keadaan kosong hanya 12.332 Kg serta dilengkapi oleh fire protection system dan hepa filter membuat bus dengan kapasitas 60 penumpang ini mantap digunakan untuk peruntukan sebagai angkutan umum perkotaan.

Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa menyambut hangat kerjasama kedua perusahaan dalam produksi dan pengoperasian bus listrik ini. Sehingga semakin menegaskan peran serta PPD dalam sejarah baru pengoperasian bus listrik di Ibu Kota.

“Dimana bus listrik dapat memainkan peran penting di masa depan, selain emisi rendah jauh dari itu dapat menciptakan kehidupan lebih baik termasuk bagi anak cucu dan generasi mendatang,” tuturnya lewat keterangan tertulis, Senin (9/11).

Menurutnya, dalam berbagai aspek, bus listrik mempunyai peranan yang besar tidak hanya permasalahan lingkungan namun juga adanya potensi besar menjadikan bus listrik lebih berkembang dalam bisnis dan dorongan bagi Perum PPD mewujudkan visi perusahaannya yaitu perusahaan berwawasan lingkungan.

“Diharapkan penandatangan MoU ini dimulainya bagian sejarah baru transpotasi umum di ibu kota dengan mulai beralih dari penggunaan transportasi pribadi sehingga menciptakan ekosistem dari kendaraan listrik di Indonesia bisa semakin cepat berkembang dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya,” pungkasnya.

(dil/pojoksatu)