4 Perbandingan Khasiat Dan Harga Obat Covid-19 Paxlovid Vs Molnupiravir

Ilustrasi. Perbandingan khasiat dan harga Perbandingan harga obat Covid-19 Paxlovid Vs Molnupiravir.

POJOKSATU.id – Dua perusahaan farmasi, Merck & Co Inc dan Pfizer telah memproduksi obat Covid-19. Pfizer memproduksi obat Covid-19 Paxlovid dan Merk memproduksi obat Covid-19 Molnupiravir.

Obat Covid-19 Paxlovid dan Molnupiravir diklaim efektif mencegah kematian akibat virus Corona.

BACA: dr Ning Ungkap Kelebihan Obat Covid-19 Paxlovid

Obat Covid-19 Paxlovid dan Molnupiravir diharapkan dapat mengatasi pandemi Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia.


Berikut 4 perbandingan obat Covid-19 Paxlovid vs Molnupiravir, dikutip Pojoksatu.id dari english.jagran.com, Senin (8/11/2021).

1. Dosis Dan Khasiat Paxlovid vs Molnupiravir

Pfizer telah mengklaim bahwa pil antivirus Covid-19 Paxlovid dapat mengurangi risiko rawat inap atau kematian hingga 89 persen pada kelompok rentan yang diberikan pengobatan dalam waktu tiga hari sejak timbulnya gejala.

Pil ini diberikan kepada mereka yang terinfeksi patogen dalam tiga dosis setiap hari selama lima hari.

“Data ini menunjukkan bahwa kandidat antivirus oral kami, jika disetujui oleh pihak berwenang, berpotensi menyelamatkan nyawa pasien, mengurangi keparahan infeksi Covid-19, dan menghilangkan hingga sembilan dari sepuluh rawat inap,” ucap CEO Chief Pfizer, Albert Bourla dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, obat Covid-19 Molnupiravir yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Merck, diklaim dapat mengurangi risiko rawat inap atau kematian hingga 50 persen pada pasien yang berisiko sakit parah yang diberi pengobatan dalam waktu lima hari sejak timbulnya gejala.

Pil yang memiliki merek dagang Lavgevrio di Inggris tersebut, akan diminum oleh orang yang terinfeksi Covid-19 dua kali sehari selama lima hari.

“Dengan virus yang terus beredar luas, dan karena pilihan terapi yang tersedia saat ini diinfuskan dan/atau memerlukan akses ke fasilitas kesehatan, perawatan dapat dilakukan di rumah untuk mencegah pasien keluar dari rumah sakit sangat dibutuhkan,” kata pihak perusahaan Merck.

2. Keamanan Paxlovid vs Molnupiravir

Baik Pfizer maupun Merck telah mengklaim bahwa pil antivirus Covid-19 mereka aman.

Namun Merck mengatakan bahwa 12 persen orang dalam kelompok pengobatan yang diberi pil mengalami efek samping terkait obat. Tingkatnya adalah 11 persen pada kelompok pasien plasebo.

Sedangkan Pfizer mengatakan bahwa efek samping dilaporkan terjadi hanya pada 20 persen kelompok pengobatan dan plasebo.

3. Harga Paxlovid vs Molnupiravir

Kedua perusahaan belum mengumumkan harga pil antivirus Covid-19 masing-masing. Namun kedua perusahaan farmasi tersebut menyatakan harganya akan terjangkau.

4. Pasokan Paxlovid vs Molnupiravir

Pfizer telah mengatakan bahwa mereka akan memproduksi lebih dari 1,80 lakh paket Paxlovid pada akhir tahun 2021, sementara 50 juta paket akan diproduksi pada akhir tahun 2022.

Di sisi lain, Merck berharap dapat memproduksi 10 juta program pengobatan pada akhir tahun 2021, sementara 20 juta set akan diproduksi pada 2022.

Tetap Jaga Prokes

Dokter spesialis penyakit dalam dr RA Adaninggar Primadia Nariswari SpPD menyambut baik obat Covid-19 Paxlovid maupun obat Covid-19 Molnupiravir.

Dokter yang akrab disapa dr Ning ini mengatakan, dengan adanya obat Covid ini, maka semakin banyak senjata untuk melawan Covid.

Senjata yang dimaksud dr Ning di antaranya protokol kesehatan, vaksin Covid-19 dan obat Covid-19.

Meski begitu, dia mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat.

“Semakin banyak senjata kita nih dalam melawan covid. Protkes + pola hidup sehat + vaksin + obat,” ucap dr Ning.

Ia tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah untuk divaksin agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan. (one/pojoksatu)