10 Kontroversi Ceramah Buya Syakur di Mabes Polri, Program Moderasi Agama

Buya Syakur saat ceramah di Mabes Polri. (YouTube/Buya Syakur)

POJOKSATU.id – Ceramah Prof KH Abdul Syakur Yasin MA atau Buya Syakur di Mabes Polri menuai kontroversi.

Gara-gara ceramah Buya Syakur di Mabes Polri itu, dia dianggap liberal.

BACA: Kontroversi Ceramah Buya Syakur, Samakan Khalifah Umar Dengan Nazi, Muhammad Diduga Bawa Sekte Agama Nasrani

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Pasuruan, Jawa Timur, Habib Abubakar Assegaf menyentil Buya Syakur.


“Buya Syakur ini sesepuhnya liberal, memang biasa bicara agama dengan main akal-akalan dan lihai bermain retorika,” kata Habib Abubakar Assegaf melalui akun Twitternya, @abubakarsegaf.

Habib Assegaf mencurigai Buya Syakur dijadikan sebagai pion untuk menyukseskan program Moderasi Agama sebagai kelanjutan dari Islam Nusantara.

“Hati-hati jangan terkecoh, beliau cuma dijadikan pion dari program moderasi agama yang merupakan kelanjutan dari Islam Nusantara,” tegas Habib Abubakar Assegaf.

BACA: Ini Profil Buya Syakur, Bukan Orang Sembarangan

Berikut ini 10 kontroversi ceramah Buya Syakur di Mabes Polri, dikutip Pojoksatu.id dari kanal YouTube KH Buya Syakur Yasin MA berjudul ‘Moderasi Beragama Merajut Nasionalisme dan Toleransi Beragama’.

1. Khalifah Umar Khattab Sama dengan Nazi

Ceramah Buya Syakur menuai kontroversi karena menyebut Nabi Muhammad SAW karena menyamakan Khalifah Umar bin Khattab dengan Nazi.

“Yang perlu kita ketahui bahwa yang mengusir, menghalau orang-orang Yahudi dari Kota Madinah bukan Kanjeng Nabi, tapi Syaidina Umar, khalifah setelah Abu Bakar, habisi semuanya,” ucap Buya Syakur dalam video tersebut.

Menurut Buya Syakur, apa yang dilakukan Khalifah Umar bin Khatab sama dengan yang dilakukan oleh Nazi menghabisi Yahudi.

“Seperti Nazi kan sama saja. Yahudi tidak pernah punya tanah air, terlunta-lunta, baru sekarang punya ajaran sendiri,” ucapnya.