Jansen Demokrat Ungkap Warisan SBY ke Jokowi, ‘Mungkin Hasto yang Tidur’

Wasekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon

POJOKSATU.id – Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengunggulkan masa pemerintahan Presiden Jokowi dibandingkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).


Jansen menyebut yang disampaikan Hasto bahwa pemerintahan SBY nyaris tidak melakukan apa pun merupakan pernyataan kekanak-kanakan.

Jansen lantas mengungkit beberapa warisan SBY kepada Jokowi, di antaranya Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025.

Berkat MP3EI itulah, kata Jansen, pemerintahan Jokowi dapat melanjutkan pembangunan seperti yang terlihat saat ini.


”Itu jauh panggang dari api. Di masa Pak SBY dibikin MP3EI, dan kita tahu MP3EI itulah yang dianjutkan Pak Jokowi dalam bentuk pembangunan sekarang ini,” kata Jansen dalam video yang dibagikan politisi Demokrat, Rachland Nashidik di akun twitternya @rachlannashidik, Jumat (29/10).

Selain MP3EI, kata Jansen, SBY juga mewariskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang cukup besar kepada pemerintahan Jokowi.

Ia membandingkan APBN warisan pemerintahan Megawati Soekarnoputri kepada SBY dan warisan pemerintahan SBY kepada Jokowi.

Menurut Jansen, SBY mewarisi APBN peninggalan Megawati pada akhir 2004 hanya sekitar Rp400 triliun.

Sedangkan SBY berhasil mewariskan APBN di akhir masa pemerintahannya kepada pemerintahan Jokowi senilai Rp1.800 triliun.

“Sepuluh tahun Pak SBY memerintah, APBN kita di 2014 itu 1.800 triliun, meningkat 4,5 kali lipat. Itulah yang diwarikan Pak SBY kepada Pak Jokowi,” ucapnya.

“Jadi kenapa kok Pak Jokowi bisa membangun dengan ‘kaya’ hari ini, ya itu karena memang warisan SBY yang luar biasa,” ucap Jansen.

Jansen menyatakan seharusnya APBN di zaman pemerintahan Jokowi juga meningkat 4,5 kali lipat dibandingkan dengan zaman pemerintahan SBY.

“Kalau APBN di zaman Pak SBY itu meningkat 4,5 kali lipat dari 400 T di masa Ibu Mega menjadi 1.800 T di masa Pak SBY, harusnya pemerintahan Pak Jokowi ini juga bisa meningkatkan itu 4 kali lipat,” ucapnya.

“Tinggal dikalikan, beliau (Jokowi) terima 1.800 dikalikan 4, ya kalau bisa 7.000 atau 8.000 T nanti kalau Pak Jokowi selesai pemerintahannya begitu. Nah itu baru sebanding,” jelas Jansen.

Diketahui APBN 2021 hanya 2.750 triliun. Butuh waktu dan kerja keras untuk mencapai APBN Rp8.000 triliun.

Menurut Jansen, itu baru soal angka-angka APBN, belum bicara soal devisa, PDB dan lain-lain.

“Jadi kalau dikatakan (SBY) tidur aja, mungkin pada waktu pemerintahan Pak SBY, Hasto yang tidur,” tandas Jansen. (one/pojoksatu)