Hasil Analisa Pakar Psikologi Forensik, Bripka M Nasir Bisa jadi Sejatinya Korban

Briptu Hairul Tamimi ditembak mati teman sendiri di Lombok Timur.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bripka M Masir tembak mati Briptu Haerul Tamimi itu didasari amarah yang diduga dipicu perselingkuhan antara korban dengan istrinya.

Demikian disampaikan pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel dalam analisa mental Bripka Ma Nasir yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

BACA: Ada Peristiwa Penting Sebelum Bripka M Nasir Tembak Briptu Haerul Tamami

Dalam analisisnya, Reza Indragiri membayangkan Bripka M Nasir menembak Briptu Haerul Tamimi saat dikuasai amarah yang besar.


“Jadi, ketika MN menembak KT dengan kemurkaan menyala-nyala, tergambarlah MN sebagai sosok yang superior, perkasa,” tutur Reza, dikutip dari JPNN.com, Kamis (27/10/2021).

Akan tetapi, alumni Fakultas Psikologi UGM ini menekankan, K├╝bler-Ross Model menyatakan bahwa amarah hanya satu dari sebuah rangkaian episode perasaan manusia.

Ia menjelaskan, amarah merupakan episode kesekian yang pasti didahului episode pertama.

Yakni kesedihan mendalam sekaligus keterkejutan luar biasa Bripka M Nasir saat mengetahui Briptu Haerul Tamimi memiliki hubungan terlarang dengan istrinya.