Ibu Ita Bersama Bayinya Usia 4 Bulan Tewas Berpelukan Seperti Menyusui di Bawah Reruntuhan

Ibu dan bayi 4 bulan jadi korban reruntuhan bangunan di Kalideres Jakarta Barat (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Ibu Ita (40) bersama bayinya yang berusia 4 bulan tewas tertimbun reruntuhan rumah di Kalideres Jakarta Barat dalam kondisi berpelukan seperti menyusui.


Peristiwa rumah runtuh ini terjadi di Jalan Satu Maret RT 01 RW 03, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Petugas menerima laporan bangunan runtuh pada Sabtu (23/10/2021) pukul 21.44 WIB.

Petugas langsung membawa tubuh balita Ardiansyah yang sudah terbujur kaku ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kalideres untuk segera mendapatkan pertolongan medis.


Sementara petugas pemadam kebakaran lainnya juga berusaha memberi pertolongan kepada Ita (40) ibu dari sang balita.

“Menurut informasi, korban tertimbun posisi memeluk anaknya seperti sedang menyusui,” ujar Humas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Mulat Wijayanto kepada wartawan, Sabtu (23/10/2021).

Saat itu, keduanya masih dalam keadaan hidup. Petugas seketika membawa keduanya ke rumah sakit terdekat.

“Namun, ketika kedua korban dibawa ke rumah sakit, sudah meninggal,” ucap Mulat.

Mulat menduga penyebab rumah tersebut runtuh adalah usia rumah yang sudah tua.

“Melihat dari bangunannya, sebab sementara karena bangunan lama yang mengakibatkan bangunan tersebut mengalami runtuh dan memakan korban jiwa,” katanya.

“Infonya terdapat warga di dalam bangunan runtuh,” kata Mulat.

Sementara itu, salah seorang warga memberikan keterangan mengenai saat-saat longsor atau runtuhnya bangunan rumah ini.

“Ada suara gemuruh dari rumah yang dihuni ibu dan anak. Sementara sang bapak sedang tak ada di rumah,” kata Budi Cahyo, salah seorang saksi, Sabtu (23/10/2021).

“Korban ibu dan anaknya yang tengah tertidur lelap ditemukan tewas didalam rumah yang ambruk,” katanya lagi.

Proses evakuasi terhadap korban berlangsung dramatis. Petugas harus menggunakan alat berat untuk mengevakuasi korban.

Petugas berhasil mengevakuasi korban satu jam kemudian. (ral/int/pojoksatu)