Pj Kades Tambangan Tonga Dicopot Gara-gara Dana Desa 2019-2021, Inspektorat Hanya Respon Begini

Ilustrasi dana desa
Ilustrasi dana desa

POJOKSATU.id, PANYABUNGAN — Masyarakat desa Tambangan Tonga dan BPD telah melaporkan Pj Kades Tambangan Tonga Edy Anwar ke Inspektorat soal dana desa 2019 hingga 2021. Begini respon Inspektorat.


Sekretaris Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Parmonangan Hutasuhut, membenarkan adanya laporan masyarakat desa Tambangan Tonga dan BPD ini ke Inspektorat soal Pj Kepala Desa Edy Anwar.

Parmonangan menyebutkan, berdasarkan koordinasi dengan Dinas PMD Kabupaten Mandailing Natal bahwa Surat Keputusan (SK) Pj Kepala Desa Tambangan Tonga Edy Anwar, telah dicabut.

“Sudah dicabut SK-nya. Kalau dana desa 2019 sudah dikembalikan,” jelasnya via telepon seluler, Rabu (20/10/2021).


“Berapa juta yang dikembalikan,” tanya Pojoksatu.

“Coba ditanyakan ke Bu Lely,” jawab Parmonangan.

Disinggung apakah sudah diproses laporan masyarakat Tambangan Tonga ini oleh Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal.

“Mungkin udah itu. Ke Bu Leli saja. Saya sudah 10 hari ini di Medan ikut pengawasan tes CPNS,” katanya lagi.

“Surat dari Inspektur ditujukan ke saya, saya teruskan ke siapa pemeriksanya. Kalau gak salah. Saya teruskan ke Bu Lely,” jelasnya lagi.

Disinggung apakah yang dilakukan Pj Kepala Desa Tambangan ini perbuatan salah?

“Uangnya dikembalikan, tidak salah. Kalau dimakannya, tidak dikerjakan, baru salah. Uangnya dikembalikan, tidak dikerjakan,” jelasnya.

Ditanya berapa jumlah uang yang dikembalikan, Parmonangan Hutasuhut meminta ditanyakan ke Leli saja, salah satu pemeriksa di Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal.

Terkait dana desa 2019 dipakai tahun 2020 atau dana desa 2020 dipakai tahun 2021, Sekretaris Inspektorat memberikan jawaban begini.

“Kalau dikembalikan ke kas desa. Misalnya (yang 2019). Include itu nanti 2020 dikembalaikan itu. Bisa digunakannya. Bukti pengembaliannya kan ada semua. Boleh dipergunakan itu (dana desa),” jelasnya.

Apakah dasar pencopotan Pj Kepala Desa Tambangan Edy Anwar, Parmonangan malah meminta hal itu sebaiknya ditanyakan ke Dinas PMD Kabupaten Mandailing Natal.

“Ke PMD saja pak. Maaf, maaf,” katanya sembari menutup telepon.

Sementara itu Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tambangan Muslih Lubis mengatakan, masalah dana desa Tambangan Tonga mulai 2019 hingga 2021 sudah dilaporkan ke Inspektorat Kabupaten Mandailing.