Ternyata Sopir Truk Kontainer yang Tewaskan Direktur Indomaret di Tol Cipularang Masih Buron

Kecelakaan di tol km 91 Cipularang

POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Sopir truk kontainer yang tewaskan Direktur Indomaret Yan Bastian di Tol Cipularang Purwakarta, ternyata masih buron. Polisi berharap sopir ini menyerahkan diri.


Polisi meminta sopir truk maut yang tewaskan Direktur Indomaret Yan Bastian untuk menyerahkan diri.

Apabila tidak, pihak kepolisian akan segera mengeluarkan surat penangkapan.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Toto Permana mengatakan, dua hari pascakecelakaan antara truk kontainer B-9318JIY dan SUV Hyundai B-1152-SSV, sopir truk yang terlibat kecelakaan, belum menyerahkan diri.


“Kami sudah menghubungi pihak keluarga dan pihak perusahaan juga sudah,” jelas AKP Toto ditemui di depan kantornya di Mapolres Purwakarta, Selasa (19/10/2021).

“Kami minta untuk dihadirkan (sopir truk) untuk pemeriksaan, tapi kalau dalam waktu 1X24 tidak bisa ya kami akan layangkan surat penangkapan,” ucapnya lagi.

AKP Toto mengatakan, pemeriksaan sopir truk itu dibutuhkan sebagai tahapan penyelidikan yang dilakukan penyidik Unit Laka Lantas Polres Purwakarta agar dapat segera mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Saat ini pihaknya masih mengumpulkan barang bukti baik dari dua bangkai kendaraan yang terlibat.

Selain itu fakta-fakta di lapangan hingga bukti penunjang lainnya hingga pemeriksaan saksi sudah dilakukan.

“Kami belum bisa menentukan penyebab pasti kecelakaan, kami masih lakukan penyelidikan,” katanya.

Saat disinggung apakah sopir truk terancam jadi tersangka atau tidak, Toto mengatakan semuanya akan terungkap ketika pemeriksaan sudah selesai dilakukan.

Setelah itu akan dilakukan gelar perkara dan akan ditarik kesimpulan penyebab pasti kecelakaan.

“Kami belum gelar perkara, nanti kalo semua sudah dilakukan dan ada hasil akan kami sampaikan,” ujar AKP Toto.

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan truk kontainer bermuatan ribuan botol air mineral terguling menimpa minibus di jalur Tol Cipularang, KM 91.200, wilayah Sukatani, Purwakarta.

Dalam kecelakaan itu satu orang yakni sopir minibus tewas terjepit badan kendaraan dan tujuh lainnya luka-luka.

Kecelakaan itu sempat membuat lumpuh jalur tol selama hampir tiga jam, akibatnya arus lalu lintas macet panjang. Setelah tiga jam proses evakuasi, arus lalu dibuka normal oleh petugas. (ral/int/pojoksatu)