Sudah 650 Hari Harun Masiku Tak Kunjungan Ditangkap, ICW Sebut Ada Kekuatan Besar Melindungi

Mantan Caleg PDI Perjuangan, Harun Masiku.
Mantan Caleg PDI Perjuangan, Harun Masiku.

POJOKSATU.id, JAKARTA- Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga ada kekuatan besar yang melindungi buronon korupsi Harun Masiku.


Sehingga, sudah 650 hari mantan politisi PDI-Perjuangan itu hingga sekarang tak kunjung ditangkap oleh KPK.

“Sudah 650 hari Harun belum tidangkp. Kita menduga ada kekuatan besar melindunginya,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Kurnia mengatakan hal itu patut diduga dari adanya peran pejabat teras partai politik di kasus Harun tersebut.


“Sederhananya, jika Harun tertangkap, maka besar kemungkinan pejabat teras partai politik tersebut akan turut terseret proses hukum,” ujarnya.

Karena itu, ICW mendesak Dewan Pengawas segera memanggil pimpinan KPK dan Deputi Penindakan KPK untuk menelusuri hambatan pencarian Harun Masiku.

“Jika ditemukan adanya kesengajaan melindungi buronan, Dewan Pengawas harus memeriksa dan menjatuhkan sanksi etik kepada mereka,” ucapnya.

Hal tersebut, lanjut Kurnia, semakin menguatkan dugaan bahwa lembaga antirusuah itu tidak mempunyai niat menuntaskan kasus tersebut.

“Sudah 650 hari Harun juga belum berhasil ditangkap, ini semakin menguatkan dugaan masyarakatnya KPK tidak punya niat menyelesaikan kasus ini,” ucapnya.

Sebelumnya, mantan Penyidik KPK Ronald Sinya yang dinonaktifkan melalui tes wawasan kebangsaan (TWK) menduga kuat buronan Harun Masiku ada di Indonesia.

Ia mendapatkan informasi tersangka kasus suap pergantian anggota DPR itu berada di dalam negeri sejak cegah-tangkal kepergiaannya tak berlaku lagi pada Januari lalu.

“Saya meyakini dia ada di Indonesia,” kata Ronald kepada wartawan di Jakarta, Minggu (5/9/2021).

Walaupun sudah mendapatkan informasi awal, Ronald tak bisa melanjutkan pencarian karena dia dinonaktifkan lewat tes wawasan kebangsaan.

(muf/pojoksatu)