Terpidana Mati Kasus Narkoba Teddy Fahrizal Berulah Lagi, Napi Pasrah Diguyur Air Comberan

Napi disiram pakai air comberan

POJOKSATU.id, JAKARTA- Terpidana mati kasus narkoba, Teddy Fahrizal yang mendekam di lapas Pontianak, diduga kembali berulah.


Ia disebut mem-bully narapidana (napi) lainnya, bernama Ersa Bagus Pratama.

Dalam video yang beredar berdurasi 1.05 menit itu, napi bernama Ersa diguyur air selokan atau air got. Ersa terlihat pasrah ketika dirinya diguyur air got yang sudah berwarna kecoklatan itu.

Dalam rekaman tersebut, Ersa nampak jongkok seraya diguyur air selokan berkali-kali. Ia hanya bisa terdiam menyikapi aksi tersebut.


Peristiwa tersebut dibenarkan keluarga Ersa, berinisial P.

Menurut P, diduga aksi itu dilakukan oleh anak buahnya atas perintah Teddy.

“Peristiwa itu terjadi pada 15 Oktober 2021 lalu,” kata P dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/10/2021).

Kelauarga P berharap agar Teddy dipindah ke Nusakambangan. Sebab pihak lapas takkan mungkin bisa menindak Teddy, karena pengaruhnya dinilai begitu kuat di penjara.

“Dia sebelumnya mengendalikan bisnis narkoba dari penjara. Susah kalau mau diberi hukuman, lebih baik dipindahkan saja ke Nusakambangan kan sudah divonis mati. Di situ pengamanan petugas lebih maksimum juga kan,” tutur P.

“Kami berharap Pak Dirjen Pas memberikan perhatian atas persoalan ini,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Teddy adalah narapidana terpidana mati dan menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pontianak.

Teddy kembali diadili lantaran mengontrol bisnis narkoba dari balik jeruji. Meski meringkuk di dalam penjara, Teddy saat itu masih bebas menggunakan HP sehingga bisa mengontrol bisnis narkoba.

(fir/pojoksatu)