Pemprov Jabar Antisipasi Kenaikan Kunjungan Wisata

Obyek Wisata Kebun Raya Cibodas di Cianjur, Jawa Barat, sebelum penerapan PPKM Level

POJOKSATU.id, GARUT– Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat akan memperketat pengawasan lokasi wisata sebagai antisipasi kenaikan kunjungan tempat-tempat wisata di Jawa Barat.


Itu setelah kasus Covid-19 menurun disusul kebijakan pelonggaran yang dilakukan pemerintah.

Upaya ini dilakukan untuk mendeteksi sekaligus mencegah penularan Covid-19 di sektor pariwisata.

Kadisparbub Jabar, Dedi Taufik mengatakan, operasi pemantauan protokol kesehatan dan pemeriksaan Covid-19 menyasar 11 daerah yang menerapkan PPKM Level 2.


Hal itu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2021 yang berlaku 7 sampai 13 September.

Daerah sasaran operasi meliputi Ciamis, Garut, Subang, Purwakarta, Majalengka, Pangandaran, Indramayu, Sukabumi, Karawang, Kuningan, dan Cianjur.

“Operasi gabungan sudah dimulai sejak dua pekan kemarin dan akan dilanjutkan secara serentak di semua daerah,” tuturnya, Senin (18/10/2021).

Dedi juga menyinggung wanti-wanti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang sebeumnya sudah mengimbau agar masyarakat tidak terjebak euforia.

Dalam Instruksi Mendagri itu, obyek wisata di daerah dengan status Level 2 PPKM bisa dibuka kembali.

Akan tetapi, harus displin dan ketat menerapkan protokol kesehatan.

“Selain itu, jumlah pengunjung pun dibatasi hanya sampai 25 persen dari kapasitas,” jelasnya.

Pihaknya juga menginstruksikan agar pengelola wisata juga menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Dengan demikian, semua akan dapat termonitoring dengan baik.

“Beberapa lokasi wisata juga sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan upaya ini bisa mencegah agar jangan sampai muncul klaster pariwisata.

“Agar perekonomian juga cepat pulih dan pandemi Covid-19 cepat berlalu,” tandasnya.

(Yayu Lutfiah/PojokSatu.id/FJPP)