LKST IPB University Inisiasi Kerjasama Inovasi Tempe Kacang Tunggak (Albina IPB) dengan PT Mastero Circle Indonesia

POJOKSATU.id – IPB University melalui Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) mengadakan inisiasi kerjasama Inovasi Tempe Kacang Tunggak (Albina IPB) dengan PT Mastero Circle Indonesia (MCI), (14/10/2021).


Hadir dalam kegiatan tersebut, Prof Erika B Laconi selaku Kepala Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University, Dr Tri Prartono selaku Wakil Kepala LKST Bidang Inovasi dan Alih Teknologi, Dr Roza Yusfiandayani selaku Asisten Bidang Pengelolaan dan Komersialisasi Inovasi, Pimpinan LKST lainnya, Prof M Syukur selaku inventor untuk inovasi Albina IPB (Kacang Tunggak), Baban Sarbana serta Primasita Melati dari PT Mastero Circle Indonesia (PT MCI).

Dalam pertemuan ini Prof Syukur menyampaikan bahwa Tempe Kacang Tunggak ini berbeda bahannya dengan pada tempe umumnya. Biasanya tempe diproduksi menggunakan kedelai yang 80 persennya merupakan impor.

“Sehingga tempe kacang tunggak ini mampu mengurangi produk impor kita,” ujar Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University ini.


Prof Syukur menyampaikan bahwa ia tertarik untuk menjalin kerjasama bisnis dari hulu-hilir. Sementara untuk budidaya, Prof Syukur sudah siap bekerja sama dengan Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) IPB University.

“Kerjasama produk ini baru pertama kali. Kerjasama yang kami inginkan adalah mulai dari bibit, budidaya, proses produksi pembuatan tempe Albina IPB hingga ke pemasarannya,” imbuhnya.

Prof Erika B Laconi menambahkan bahwa kerjasama yang terjalin nantinya adalah khusus untuk Albina IPB. Mulai dari bibit, budidaya sampai menjadi produk yaitu tempe.

“Ke depan, kacang tunggak akan menjadi pesanding kacang kedelai,” ujar Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Bisnis IPB University ini.

Sementara itu, Primasita Melati dan Baban Sarbana selaku mitra industri dari PT MCI menyampaikan bahwa Albina IPB merupakan sesuatu yang baru. Ada spirit kedaulatan pangan, ada strategi edukasi dan merintis komoditas yang akhirnya melahirkan komoditas baru.

(stpipb/Zul)