Polda Banten Beberkan Kondisi Mahasiswa Korban Smack Down Polisi, Sekarang Dirawat Inap, karena..

Polisi smackdown mahasiswa

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitongan membeberkan kondisi terbaru Faris, mahasiswa yang dibanting oleh Brigadir NP saat aksi di Tangerang.


Menurut AKBP Shinto saat ini Faris telah dibawa ke RS Ciputra Tangerang untuk dilakukan pengecekan kesehatan yang optimal.

“Ini perintah Kapolda Banten dan didukung oleh Bupati Tangerang maka Faris di bawa ke RS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan optimal,” kata AKBP Shinto dalam keterangannya, Sabtu (16/10/202).

Menurut AKBP Shinto, dibawanya Faris ke rumah sakit bukan berarti kondisi kesehatannya memburuk.


Namun hal ini merupakan bentuk perhatian Polri untuk menjamin kesehatan Faris.

“Kondisi Faris stabil dan baik. Kapolda juga sangat concern terhadap upaya pemulihan kesehatan Faris ,” ujarnya.

Selain itu, kata AKBP Shinto, sesuai saran dokter maka Faris diminta untuk menjalani inap, tujuannya agar tim dokter bisa mengobservasi kesehatam Faris.

“Disarankan untuk rawat inap, sehingga tim dokter dapat mengobservasi intensif progres kesehatan Faris,” ujarnya.

Seperti diketahui, viral video seorang peserta aksi di Tangerang dibanting polisi ala ‘smackdown. Aksi tersebut terjadi saat mahasiswa dari berbagai kelompok dibubarkan polisi di depan Kantor Bupati Tangerang.

Demo ini digelar bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tangerang ke-389.

Awalnya demo ini digelar secara damai, namun sejumlah massa mulai ricuh dengan petugas hingga terjadi L aksi saling dorong antara mahasiswa dengan aparat kepolisian.

Dalam video yang beredar, anggota kepolisian membubarkan massa secara paksa. Sejumlah mahasiswa pun mulai ditangkap.

Lantas seorang anggota kepolisian berseragam serba hitam menarik salah satu peserta aksi dari kericuhan.

Polisi berseregam hitam kemudian mengunci tubuh mahasiswa tersebut, lalu diangkat kemudian dibanting ke lantai.

Mahasiswa yang dibanting itu sontak tergeletak. Ia sempat tak sadarkan diri. Sejumlah anggota kepolisian pun menghampiri dan membangunkan mahasiswa tersebut. Namun tampak terlihat mahasiswa tersebut sudah tak berdaya.

Atas hal tersebut, Kapolda Banten juga turut menyampaikan permintaan maafnya kepada mahasiswa berinisial MFA (21) atas aksi anggotanya Brigadir NP.

Permintaan maaf itu langsung disampaikan Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho melalui Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri

“Kami Polda Banten melalui Polresta Tangerang meminta maaf kepada saudara MFA dan keluarga atas insiden kejadian ini,” ucap Wahyu di Tangerang, Rabu malam (13/10/2021)

Wahyu memastikan kondisi MFA baik, hal itu dibuktikan dengan hasil pemeriksaan oleh dr. Florentina Maas.

Hasil pemeriksaan anggota tubuh dan rontgen torax MFA baik.

“Sudah dilakukan pengecekan tubuh dan rontgen torax, dengan kesimpulan riksa fisik baik, kesadaran composmentis (sadar penuh) dengan suhu 36,5 derajat dan diberikan obat juga vitamin,” ujarnya.

(fir/pojoksatu)