Direktur TV lokal yang Ditangkap Polisi karena Sebar Hoax, IJTI Buka-bukaan Soal Identitas, Ternyata..

Ilustrasi Hoax

POJOKSATU.id, JAKARTA- Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah Tapal Kuda Tomy Iskandar buka- bukaan soal identitas Direktur TV lokal yang ditangkap atas kasus penyebaran berita bohong dan SARA.


Menurut Tomy berdasarkan informasi yang didapat IJTI Tapal Kuda dari beberapa sumber tiga pelaku yang diamankan Polres Jakpus itu berinisial A, M, dan F.

“(Bukan TV) itu akun youtube “Aktual TV” dikelola oleh inisial A, M dan F,” kata Tomy dalam keterangannya, Jumat (15/10/2021).


Akun youtube Aktual TV bukanlah merupakan produk jurnalistik yang berada dibawah lindungan Undang-undang 40 tahun 1999 tentang Pers.

Namun pelaku inisial A yang disebut Polres Jakpus sebagai direkturnya kebetulan juga merupakan seorang direktur di PT. Bondowoso Salam Visual Nusantara Satu yang memiliki siaran lokal bernama BSTV yang beralamat di Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambersari Darussolah Kabupaten Bondowoso Jawa Timur.

“Jadi jelas konten-konten yang diunggah dalam akun “Aktual TV” bukanlah merupakan produk jurnalistik yang berada dibawah lindungan Undang-undang 40 tahun 1999 tentang Pers,” bebernya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, Direktur TV yang ditangkap atas kasus penyebaran berita bohong dan SARA merupakan direktur swasta tv lokal nasional.

Kini yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan intensif di Polres Metro Jakarta Pusat.

“Direktur TV lokal ya bukan nasional, sekarang masih diperiksa intensif,” kata Hengki saat dihubungi, Kamis (14/10/2021).

Hengki belum menjelaskan secara detail kronologis penangkapan yang bersangkutan. Termasuk indentitas pelaku.

Namun, kata dia kasus penangkapan tersebut akan dirilis oleh Kapolda Metro Jaya pada Jumat besok.

“Lengkapnya besok dirilis Kapolda,” tuturnya.

(fir/pojoksatu)