Ngotot Bubarkan Densus 88, Kepala BNPT Balik Nanya, Apa Iya Fadli Zon Bisa Jawab?

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar dalam peringatan 19 tahun Bom Bali I di Legian, Kuta, Bali, Selasa (12/10/2021) malam

POJOKSATU.id, DENPASAR – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar akhirnya menanggapi kengototan Fadli Zon bubarkan Densus 88 Antiteror.


Boy Rafli Amar menegaskan, Densus 88 Antiteror sangat dibutuhkan dalam penanggulangan dan penanganan terorisme di Indonesia.

BACA: Ngenes Amat Fadli Zon Ngeyel Bubarkan Densus 88 tapi Ternyata Tidak Dianggap Mabes Polri


Itu disampaikan Boy Rafli Amar dalam peringatan 19 tahun Bom Bali I di Legian, Kuta, Bali, Selasa (12/10/2021) malam.

“Dalam sistem penanggulangan untuk terorisme, penegakan hukumnya dilakukan oleh Densus 88, jadi tetap dibutuhkan dalam konteks penegakan hukum terorisme,” tegasnya.

Dalam penanggulangan terorisme, jelasnya, Densus 88 Antiteror merupakan penegak hukum atau penyidik kejahatan terorisme.

“Ya sebaiknya tetap berjalan (Peran Densus 88) sesuai dengan sistemnya yang mengatur dalam undang-undang begitu,” tuturnya.

Sebaliknya, ia mengingatkan, ada risiko besar jika kemauan Fadli Zon itu dituruti.