Politikus Gerindra: Yang Usul Bubarkan Densus 88 Pasti Punya Hubungan Khusus dengan Jaringan Teroris Dunia

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon
Politisi Partai Gerindra Fadli Zon

Usul pembubaran Densus 88 Antiteror itu juga disebut anak buah Prabowo Subianto ini sebagai usulan yang tidak masuk akal.

Pasalnya, di negara belahan dunia manapun, pasti memiliki pasukan atau tim seperti Densus 88 atau Gultor 81 yang merupakan pasukan antiteroris.

BACA: Kata Denny Siregar, Fadli Zon Ketinggian Ngomongin Densus 88, Kelasnya cuma Nonton Bokep

“Densus 88 terbentuk itu sesuai perintah konstitusi kita sebagai negara yang tergabung dalam pemberantasan teroris dan menyatakan teroris sebagai musuh bersama,” terangnya.


Karena itu, mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini meminta Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, dan TNI mengawasi pihak-pihak yang mengusulkan pembubaran Densus 88.

Selain itu, Arief Poyuono juga meminta agar dilakukan penyelidikan untuk mengetahui keterkaitan tokoh-tokoh pengusul pembubaran Densus 88 Antiteror.

Sebab, tegasnya, tidak menutup kemungkinan mereka menjadi bagian dari jaringan teroris dunia.

“Apalagi kalau tokoh itu memiliki kekuasan, biasanya memiliki tugas untuk melemahkan sistem kontraterorisme melalui kebijakan kebijakan di negara kita,” tandas Arief Pouyono.