Garut Siap Capai Target Vaksinasi Dua Minggu ke Depan dengan Sosialisasi Warga Tak Termakan Hoax

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pemkab Garut melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut menggelar pertemuan lintas sektor dan lintas program dalam rangka pelaksanaan vaksinasi Covid-19, di Aula Dinkes Garut.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan, pihaknya akan mengejar capaian vaksinasi hingga 50 persen dalam dua minggu ke depan.

“Jadi, ada ketersediaan 100 ribu vaksin dan tambahan 200 ribu. Berarti ada 300 ribu di Dinkes maupun di TNI-Polri,” ujarnya, Sabtu (9/10/2021).

Guna mencapai target ini, pihaknya akan melibatkan seluruh stakeholder.


Baik dari pihak akademisi, perbankan, perhotelan dan pihak lainnya, untuk berkontribusi dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Garut.

“Kemarin Bapak Bupati sudah menyampaikan ke kecamatan, Puskesmas, agar ada kesepakatan vaksinasi. Hari ini adalah untuk melengkapi,” jelasnya.

Pihaknya juga menggerakkan sektor swasta seperti asosiasi klinik, perhotelan, rumah makan, tempat wisata, perbankan, perguruan tinggi dan lain.

“Kita gerakan semuanya untuk berpartisipasi, (dan) kontribusi dalam melaksanakan vaksin yang kita perlukan adalah cakupan dan kecepatan vaksin,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat agar mau divaksin.

“Sosialisasi ini penting, agar masyarakat tidak termakan hoax soal Vaksin, sesuai program Pemprov Jabar yang mencanangkan target herd immunity akhir Desember 2021. sSehingga masyarakat Jabar, khususnya Garut, sehat dan kuat,” tuturnya.

Program sosialisasi vaksin dilakukan agar masyarakat tidak mendapatkan informasi hoax vaksin, seperti yang digagas Pemprov Jabar saat ini.

Sementara, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam beberapa kesempatan, meminta seluruh stakeholder agar memberi pemahaman soal vaksin agar masyarakat tidak takut diberi vaksin.

Terpisah, Kepala Dispusipda Jabar, Ahmad Hadadi mengapresiasi langkah Pemkab Garut dalam mencapai target herd imunity agar warga mau divaksin.

“Dengan kegiatan vaksin, diharapkan semua sektor segera bangkit dan pulih, dan bisa kembali normal,” paparnya. (rif/pojoksatu)