Tembus 285 Ribu Per Hari, Pemprov Terus Kejar Herd Immunity dan Cegah Hoax Vaksin di Masyarakat

Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja (ist)1

POJOKSATU.id, BANDUNG — Pemprov Jabar terus menggenjot program vaksinasi Covid-19, bahkan hingga 3 Oktober 2021, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan 285 ribu dosis vaksin Covid-19 per hari.

Data Divisi Percepatan Vaksinasi per 3 Oktober 2021, kecepatan rata-rata maksimal tujuh hari terakhir vaksinasi di Jabar tercatat 285.649 dosis per hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, kolaborasi semua pihak menjadi salah satu faktor penting untuk mengejar kekebalan komunal atau herd immunity pada akhir 2021.

“Jadi kegiatan vaksin tersebut dapat mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 di Jabar,” jelas Sekda Provinsi Jabar, Jumat 8 Oktober 2021.


Sekda mengaku sangat mengapresiasi langkah ini dalam membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di Jabar.

“Kita menargetkan penyuntikan vaksin sebanyak 400 hingga 500 ribu dosis per hari untuk mencapai target 37 juta orang hingga akhir tahun 2021. Sementara saat ini baru tercapai 300 ribu dosis lebih per hari,” terangnya.

Sejauh ini, total dosis pertama dan kedua telah disalurkan sebanyak 24.922.034 dosis atau 32,87 persen. Terdiri dari dosis pertama sebanyak 16.317.323 (43,04 persen) dan dosis kedua sebanyak 8.604.711 (22,07 persen).

“Hingga saat ini kita sudah mencapai 26 juta warga Jabar yang sudah divaksin atau sekitar 70 persen dari target. Untuk itu vaksinasi yang digelar oleh berbagai komunitas, sangat membantu percepatan capaian target,” ujar Setiawan.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Covid-19 Jabar sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Jabar Dewi Sartika menuturkan, kecepatan rata-rata vaksinasi Jabar saat ini yang mencapai 285.649 dosis per hari merupakan tertinggi dari provinsi lain di Indonesia. Meski begitu, kecepatan vaksinasi harian harus terus ditingkatkan.

“Dalam mencapai target vaksinasi selesai pada 31 Desember 2021, maka diperlukan kecepatan rata-rata vaksinasi sebesar 578.336 dosis per hari,” katanya.

Dewi mengatakan, Pemprov Jabar akan terus melakukan vaksinasi melalui sejumlah program yang sudah dilakukan saat ini.

“Adapun program percepatan vaksinasi yang saat ini terus dilakukan ada di lembaga pendidikan dan di fasilitas kesehatan seluruh Jabar. Serta melakukan pemahaman soal vaksin agar masyarakat tidak termakan hoax vaksin,” jelasnya.

Ditambahkan Kadinkes, bahwa Pemprov Jabar terus melakukan percepatan vaksinasi, sosialisasi vaksin dengan sinergi bersama TNI dan Polri.

“Jadi kami juga terus melakukan kolaborasi dengan TNI, Polri, dan mitra, untuk penyelenggaraan vaksin, sosialisasi agar masyarakat tak termakan hoax vaksin secara terus menerus,” pungkasnya. (rif/pojoksatu)