Ini Tanggapan Polisi Soal Kasus Natalius Pigai, ‘Kalau Memang Tidak Ada Pidananya Ya Tidak Dilanjutkan’

Ganjar Pranowo dan Jokowi. Foto Twitter
Ganjar Pranowo dan Jokowi. Foto Twitter Ganjar Pranowo

POJOKSATU.id, JAKARTA–Polisi menanggapi laporan terhadap Natalius Pigai. Bareskrim Polri mulai mempelajari laporan Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa) terhadap Natalius Pigai ini.

Kasus Natalius Pigai ini terkait kasus rasialisme kepada Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kini penyidik tengah mengumpulkan barang bukti perihal dugaan rasisme tersebut.

“Polri sebagai pelayan masyarakat siapa pun yang datang akan dilayani termasuk laporan kepada saudara Natalius itu sudah diterima nanti dipelajari oleh penyidik,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/10/2021).


Brigjen Rusdi menuturkan, bila dalam penyelidikan terhadap laporan ke Natalius Pigai itu ditemukan adanya tindak pidan. Maka penyidik akan melanjutkan kasus tersebut.

“Kalau ada tindak pidana tentunya akan dilanjutkan prosesnya. Kalau memang tidak ya tidak dilanjutkan,” ujarnya.

Adapun jadwal pemeriksaan terlapor, kata jendral bintang satu ini, hal tersebut merupakan kewenangan penyidik.

“Jadwalnya (pemeriksaan terlapor). Nanti kita tunggu keputusan penyidik ya,” beber Rusdi.

Sebelumnya, Natalius Pigai menjadi sorotan karena dinilai telah menyampaikan pesan rasialisme kepada Jokowi dan Ganjar di akun Twitter miliknya @NataliusPigai2.

“Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mereka merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua, injak-injak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata rendahan Rasis, monyet & sampah. Kami bukan rendahan. kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Saya Penentang Ketidakadilan),” tulis Pigai dalam akun Twitter-nya, Jumat (1/10/2021).

Meski demikian, Pigai sendiri telah membantah tudingan yang diarahkan kepadanya. Pigai menyebut bahwa komentarnya ini bukanlah rasisme. Ia berdalih soal “Jawa Tengah”, “Jokowi” dan “Ganjar” adalah aksioma.

“Itu tidak ada rasis itu. Itu hanya dua oknum yang namanya Jokowi dengan Ganjar, itu tidak ada rasis,” kata Pigai.

“Ke siapa rasisnya? Mereka berasal dari Jawa Tengah itu aksioma. Matahari terbit dari timur itu aksioma. Jokowi dengan Ganjar dari Jawa Tengah itu aksioma. Nggak ada rasis di situ,” ucapnya.

Mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan ucapan rasialisme terhadap Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Laporan terhadap Pigai teregistrasi dengan dengan Nomor STTL/388/X/2021/Bareskrim. (fir/pojoksatu)