Eks Pegawai KPK Ungkap Pertemuan dengan Polri, ‘Nggak Lama Pembicaraan Kita Hanya Nonformal’

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

POJOKSATU.id, JAKARTA — Salah satu eks pegawai KPK Hotman Tambunan mengatakan dalam pertemuan dengan Polri, perbincangan masih sebatas membahas niat perekrutan saja.

Diketahui, sejumlah eks pegawai KPK yang dipecat per 30 September 2021 lalu telah melakukan pertemuan dengan Polri soal rencana perekrutan menjadi ASN Polri.

Salah satu eks pegawai KPK, Hotman Tambunan mengatakan dalam pertemuan antara eks pegawai KPK dengan Polri masih sebatas membahas niat perekrutan saja.

“Pembicaraan kita hanya nonformal, Kapolri melalui asisten SDM mengutarakan niat Kapolri merekrut pegawai yang 57,” kata Hotman, Selasa (5/10/2021).


Hotman menyebut kini Polri sedang berkoordinasi dengan BKN dan MenPAN-RB serta para ahli soal perekrutan ini. Dia mengatakan pertemuan berlangsung selama 45 menit.

“Dan menyebutkan sekarang Polri sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti MenPAN dan BKN, dan akan melibatkan para ahli,” jelasnya.

“Pertemuan nggak lama, hanya sekitar 45 menit,” ujar Hotman.

Selanjutnya, dia mengatakan pertemuan mungkin akan dilakukan lagi mengingat rencana perekrutan masih butuh proses.

“Harusnya iya (ada pertemuan lagi),” katanya dilansir detikcom.

Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing menanggapi tawaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit kepada 57 eks pegawai KPK tak lolos TWK.

Menurut Emrus, Novel Baswedan dkk diharapkan tidak banyak menuntut kepada Polri yang telah memberikan peluang kepada mereka tetap bisa melakukan pemberantasan dan pencegahan korupsi di Indonesia.

Pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing mengatakan, sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mau merekrut 57 eks pegawai KPK menjadi ASN di Polri harus disambut positif.

Sebab, hal itu bisa mengakhiri polemik yang terus digoreng oleh pihak-pihak tertentu.

“Mari kita apresiasi, mari kita dukung dua pimpinan kita ini, supaya ini berjalan dengan baik,” ujar Emrus dalam acara Forum Diskusi Indonesia bertajuk “Pro Kontra Kapolri Rekrut 56 Mantan Pegawai KPK” dikutip Selasa (5/10).

Emrus berharap 57 eks pegawai KPK tidak mengajukan terlalu banyak persyaratan atas ajakan yang baik dari Kapolri tersebut.

“Kalau saya mengatakan, terima. Karena itu adalah untuk bangsa dan Negara,” katanya.

“Kalau memang sungguh-sungguh mereka untuk pemberantasan dan pencegahan korupsi,” kata Emrus lagi.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan siap merekrut eks pegawai KPK Novel Baswedan dkk yang tidak lolos TWK KPK.

Jendera Sigit mengatakan ada sejumlah alasan dia ingin merekrut Novel Baswedan dkk. (ral/rmol/pojoksatu)