Anggota DPRD Indramayu dari Partai Demokrat Terlibat Pembantaian Petani Tebu di Majalengka, Begini Jawaban Ketua DPC

Bentrokan penggarap lahan tebu di desa Jatijujah, Majalengka

POJOKSATU.id, MAJALENGKA- Polres Indramayu terus mengungkap tewasnya dua petani tebu di Kabupaten Majalengka, yang diserang sekelompok orang Senin kemarin, di lahan tebu PT Pabrik Gula Rajawali, yang berada di perbatasan antara Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Majalengka.


Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Indramayu berinisial T ikut ditangkap dalam pengepungan markas LSM FKAMIS (Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan) di Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Senin 6 Oktober 2021 kemarin sore.

Bersama sejumlah orang lainnya, T diamankan atas dugaan keterlibatan pembantaian dua petani tebu asal Kabupaten Majalengka yang tewas di petak HGU PG Jatitujuh Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Saat dimintai konfirmasi, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, Sri Budiharjo Herman, hanya memberikan jawaban singkat.


“Bsk (besok),” kata Budi melalui pesan singkat, Selasa siang.

T ditangkap atas dugaan keterlibatan pembantaian dua petani penggarap tebu di Desa Sukamulya Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Senin 4 Oktober 2021.

T diamankan bersama sejumlah orang lainnya yang disebut sebagai pentolan kelompok FKAMIS. Mereka ditangkap dalam sebuah pengepungan disebuah rumah yang dijadikan markas FKAMIS tersebut.

Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif dan Dandim 0616 Letkol Inf Teguh Wibowo, memimpin langsung penangkapan tersebut.

Sejumlah pimpinan FKAMIS tak berkutik ketika seluruh bangunan telah dikepung polisi dan TNI bersenjata lengkap.

“Ini tentang nyawa manusia,harus dilakukan tindakan hukum. Petani itu saudara kita, harus dilindungi,” ungkap Lukman.

Diberitakan sebelumnya, dua orang petani penggarap lahan tebu milik Pabrik Gula Jatitujuh tewas diserang sekelompok orang yang diduga dari FKAMIS di salah satu petak kebun tebu Desa Kerticala Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Senin 4 Oktober 2021 siang.

Dua petani mitra PG Jatitujuh itu adalah Suenda alias Buyut dan Yayat. Suenda diketahui warga Desa Sumber Kulon dan Yayat warga Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

(rif/pojoksatu)