Kabar Gembira, Obat Covid-19 Molpinuravir Diproduksi

dr RA Adaninggar Primadia Nariswari SpPD alias dr Ning. (Dok dr Ning).
dr RA Adaninggar Primadia Nariswari SpPD alias dr Ning. (Dok dr Ning).

POJOKSATU.id – Perusahaan farmasi Merck produksi obat Covid-19 bernama molpinuravir. Pil ini bakal menjadi obat pertama Covid-19 yang bisa dikonsumsi melalui mulut.


Dokter spesialis penyakit dalam, dr RA Adaninggar Primadia Nariswari SpPD yang biasa dipanggil dr Ning SpPD mengatakan obat Covid-19 Molpinuravir sudah dijelaskan secara detail oleh Pandemi Talks.

Edukator hoaks Covid-19 ini mengatakan, Pandemi Talks telah membeberkan secara padat, singkat dan jelas terkait obat Covid-19 Molpinuravir.


Menurut dr Ning, berdasarkan hasil studi, obat Covid-19 Molnuiravir ekeftif melawan virus corona.

Ia mengatakan obat Covid-19 Molnuiravir disebutkan dapat mengurangi resiko rawat inap dan kematian besar 50 persen.

Molnuprivavir berpotensi efektif melawan berbagai varian Covid-19, termasuk varian Delta dan varian lain yang akan datang.

Obat ini membunuh virus dengan cara merusak enzim yang berfungsi memperbanyak diri.

Hanya saja, saat ini, Molnuiravir baru diujikan pada orang dewasa dan belum ditemukan obat Covid-19 untuk anak-anak.

Selain itu, penggunaan obat Covid-19 Molnuiravir pada pasien yang sudah mengalami gejala berat atau dirawat di rumah akit belum menunjukkan hasil yang positif.

Kendati demikian, obat ini disebut-sebut cukup efektif untuk pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan dan sedang.

“Ini kabar baik karena untuk menurunkan level kedaruratan pandemi tentunya selain tindakan pencegahan, kita juga membutuhkan pengobatan,” kata dr Ning, Minggu (3/10).

Masalah berikutnya adalah apakah nantinya obat ini bisa diberikan ke masyarakat yang membutuhkan dengan harga terjangkau.

“Sooo, perjalanan masih panjang. Ini memang kabar baik dan harapan baru namun tetap mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadi tetaplah selalu waspada,” jelas dr Ning.

Dokter Ning mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Ia juga menganjurkan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat.

Terakhir, dr Ning meminta masyarakat yang belum divaksinasi untuk segera vaksin. Sebab, vaksin merupakan salah satu cara untuk mencegah penularan Covid-19. (one/pojoksatu)