Gandeng Pemkot Bandung, GPFI Jabar Gelar Vaksinasi, Edukasi Anti Hoax Digeber

Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) Provinsi Jawa Barat bersama Pemkot Bandung gelar vaksinasi Covid-19. Foto: IST

POJOKSATU.id, BANDUNG – Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Provinsi Jawa Barat (GPFI Jabar) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung melalui UPT Puskesmas Cinambo, menggelar Gebyar Vaksinasi Covid-19.

Ketua GPFI Jabar, Donny Hardiana mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 demi terbentuknya kekebalan komunal (herd immunity) yang menjadi kunci keberhasilan memerangi pandemi Covid-19.

Karena tu, pemberian layanan vaksinasi untuk masyarakat terus digiatkan.

“Target sasaran vaksinasi berjumlah 6.000 dosis meliputi para pelaku usaha di bidang farmasi yang mayoritas berada di area Kota Bandung serta masyarakat umum yang berada di kawasan Bandung Timur,” kata Donny kepada wartawan di Mepro Hall, kawasan farmasi PT Meprofarm Jl. Soekarno Hatta, Bandung, Senin (4/10/2021).


Diharapkan, gebyar vaksin ini dapat membantu program pemerintah serta memberikan kontribusi positif bagi seluruh pelaku bisnis farmasi dan juga untuk masyarakat Kota Bandung.

Khususnya dalam hal percepatan vaksinasi Covid-19 agar herd immunity dapat cepat terbentuk sehingga pandemi Covid-19 dapat terkendali.

“Tentu berdampak pula pada pulihnya perekonomian di Indonesia pada umumnya, dan khususnya Kota Bandung,” ujarnya.

GPFI merupakan wadah komunikasi dan konsultasi antar pengusaha farmasi dan antar pengusaha dengan pemerintah dan juga pihak-pihak lain.

Khususnya terkait hal-hal yang berhubungan dengan masalah produksi obat, distribusi obat dan pelayanan obat.

“Kami berharap dapat terus berkontribusi bagi bangsa Indonesia dalam program percepatan vaksinasi Covid-19,” katanya.

Semntara, Walikota Bandung, Oded M. Danial, mengapresiasi dukungan dan keterlibatan GPFI serta pelaku usaha farmasi dalam percepatan pemulihan kesehatan.

“Sudah menjadi target Pemerintah Kota Bandung untuk mendukung setiap kegiatan vaksinasi massal dalam upaya percepatan pemulihan kondisi ekonomi, seusuai dengan tagline hari jadi Kota Bandung ke-211 yaitu menciptakan Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi,” ungkapnya.

Edukasi Hoax Vaksin Covid-19

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan, vaksinasi Covid-19 ini berlaku untuk remaja berusia 12-17 tahun dan masyarakat berusia 18 tahun ke atas.

Pihaknya pun terus berupaya dan mendorong serta mengajak masyarakat agar mau melakukan vaksin Covid-19 dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

“Agar percepatan vaksinasi ini dapat terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses vaksinasi,” ujarnya.

Selain memberikan vaksin Covid-19, Dinkes Kota Bandung juga memberikan edukasi secara massif soal vaksin Covid-19 agar tidak termakan informasi hoax.

“Agar stigma vaksin berbahaya dan tidak bermanfaat tidak ditelan mentah-mentah informasinya, dan ini terus kami lakukan guna mencegah hoax tersebut,” paparnya.

Pihaknya juga berterima kasih kepada GPFI Jabar atas dukungannya dalam gebyar vaksinasi Covid-19 ini.

“Kami berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, secara sinergis dengan baik. Semoga kedepannya bisa terlaksana kembali dengan lebih baik lagi,” pungkas Ahyani Raksanagara. (rif/pojoksatu)