Pengakuan Mantan Pangkostrad soal Patung Diorama Penumpasan G30S/PKI, Merasa Berdosa karena Tidak Sesuai Ajaran Islam

Mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Azmyn Yusri Nasution. Foto repro Youtube KompasTV

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Azmyn Yusri Nasution akhirnya membuat pengakuan terkait tiga patung diorama penumpasan G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti Kostrad.

Tiga patung yang ia maksud adalah patung Jenderal AH Nasution, Mayjen Soeharto, dan Kolonel Sarwo Edhie Wibowo.

BACA: Fakta Baru Patung Diorama Penumpasan G30S/PKI di Kostrad Dibongkar Video Addie MS

Patung itu dibuat atas inisiatifnya ketika memimpin Kostrad periode Agustuns 2011 sampai Maret 2021.


Ketiga patung itu dibuat untuk melengkapi diorama penumpasan G30S/PKI yang ada di Kostrad.

Dalam wawancara ekslusif dengan KompasTV, Azmyn mengaku telah menemui Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman.

Tujuannya adalah untuk memberitahukan bahwa tiga patung dimaksud dibuat berdasarkan inisiasi dirinya.

“Dahulu waktu saya menjabat (Pangkostrad, red), saya yang membuat dan berinisiatif membuat patung itu. Sebelumnya patung itu tidak ada,” kata Azmyn dalam video yang diunggah di kanal Youtube KompasTV.