Mantan Pangkostrad: Dalam Ajaran Islam sangat Dilarang Kami Membuat Patung

3 patung diorama penumpasan G30S PKI di Markas Kostrad yang menjadi polemik

“Sebelumnya patung itu tidak ada. Itu tiga buah patung. Tiga jenderal itu,” sambung Azmyn.

Kepada Letjen Dudung, ia menyampaikan bahwa dirinya sudah banyak merenung, mendengarkan ceramah dan banyak membaca buku tentang agama Islam.

BACA: Pengakuan Mantan Pangkostrad soal Patung Diorama Penumpasan G30S/PKI, Merasa Berdosa karena Tidak Sesuai Ajaran Islam

Yang membuatnya gundah adalah, ia mendapati bahwa ternyata dalam ajaran Islam tidak diperkenankan membuat patung.


“Di dalam agam Islam ini sangat dilarang kami membuat patung, menyimpan patung, apalagi si pembuat atau berinisiatif membuatnya, itu dosa sangat besar,” tuturnya.

Hal itu pula yang kemudian sangat mengganggu pikirannya.

“Jadi, sebelum saya terganggu, saya sampaikan ini ke Pangkostrad. Alhamdulillah disambut positif oleh Pangkostrad,” ungkap Azmyn.

Awalnya, kata Azmyn, Letjen Dudung menanyakan apakah benar ajaran Islam menganggap hal itu sebagai dosa.

“Saya jelaskan, “iya betul. Pengetahuan saya seperti itu”,” kata Azmyn mengulang ucapannya kepada Letjen Dudung dalam pertemuan tersebut.