Kisah Pengatur Sandal di Masjid As Sa’adah Subang Sejak SD, Kini Jadi Pengusaha Beromset Miliaran

Mat Peci berbincang dengan Raja, pengatur sandal di Masjid Subang. (Tangkapan Layar YouTube Mat Peci).

POJOKSATU.id – Pengatur sandal di Masjid As Sa’adah Subang, Fahraz Fatullah Sulaiman alias Raja, menjadi perbincangan seantero Indonesia.


Ya, Raja adalah manusia langka. Ia rela menjadi pengatur sandal di Masjid As Sa’adah Subang. Padahal, dia adalah anak orang kaya.

BACA: Pengatur Sandal di Masjid Subang Ternyata Pengusaha, Nyumbang ke Panti Asuhan Rp1,2 Miliar


Setiap hari Raja menyambut para jamaah yang hendak melaksanakan ibadah di Masjid As Sa’adah Subang.

Dengan ramah dan sopan, Raja mengarahkan para jamaah yang datang.

“Silahkan bapak ibu, sandal dan sepatunya boleh ditaro di sini aja, untuk laki-laki boleh wudunya di sebelah kanan atau di seberang masjid, silahkan,” begitulah ucapan Raja setiap kali menyambut jamaah.

Gaya bicaranya mirip dengan pramugari yang sedang mengarahkan penumpang saat berada di kabin pesawat.

Tangan kanannya selalu diletakkan di dada sebagai bentuk penghormatan kepada jamaah.

Fahraz Fatullah Sulaiman alias Raja, pengatur sandal di Masjid As Sa’adah Subang. (Tangkapan layar video Mat Peci).

Setelah jamaah masuk ke dalam masjid, remaja berambut ikal ini dengan sigap menata dan merapikan sandal dan sepatu milik jamaah.

Saat jamaah selesai melaksanakan salat dan hendak meninggalkan masjid, Raja tak lupa mendoakan.

“Semoga selamat sampai tujuan,” ucap Raja kepada jamaah yang hendak meninggalkan masjid.

Raja melakoni pekerjaan sebagai pengatur sandal di masjid selama tujuh tahun.

Raja mulai menjadi pengatur sandal di masjid sejak usai 7 tahun atau kelas 3 SD.

Pekerjaan tersebut masih dia jalani sampai sekarang. Kini, Raja telah duduk di bangku kelas 3 SMK. Usianya sudah 17 tahun.

Pengusaha Ternak Lele Dan Kafe Kopi

Mat Peci dan Raja, pengatur sandal di Masjid Subang tampil di Trans TV. (Tangkapan layar YouTube TRANS TV Official)

Raja bukan remaja biasa. Meski kelihatan sederhana dan bekerja sebagai pengatur sandal di masjid, remaja berambut ikal ini ternyata anak orang kaya.

Ayah Raja adalah anak pemilik Masjid As-sa’adah, Hotel & Resort Lembah Sarimas di JL Raya Subang-Bandung, Desa Palasari, Ciater, Palasari, Subang, Jawa Barat.

Meski anak orang kaya, Raja tak ingin menggantungkan hidupnya pada orang tua.

Atas arahan dan bimpingan orang tua, Raja pun mulai merintis usaha sejak kelas 3 SD.

Anak ketiga dari empat bersaudara ini pun membuka usaha ternak lele dan kafe kopi sejak usia 10 tahun.

Sejak saat itu, biaya hidup Raja sudah tidak ditanggung orang tuanya. Raja sudah bisa mendapatkan uang dari hasil usahanya sendiri.

“Saya dari kelas 3 SD, umur 10 tahun udah gak pake uang orang tua pak,” ucap Raja.

Kini, usaha ternak lele milik Raja sudah menghasilkan omset miliaran rupiah.

Bagaimana kisah selengkapnya? Simak di sini.