Makin Panas, Syarief Demokrat Tuding Yusril Ingin Bangun Pencitraan, ‘Orientasi Transaksional Profesi’

Syarief Hasan

POJOKSATU.id, JAKARTA— Politisi Demokrat Syarief Hasan menilai pernyataan Yusril Ihza Mahendra tidak ada niat menjatuhkan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hanyalah pencitraan.

Hal itu terkait dengan gugatan uji materil dan formil AD/ART Partai Demokrat yang Yusril layangkan ke Mahkamah Agung (MA).

“Pernyataan tersebut adalah ingin membangun pencitraan,” kata Syarief saat dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Jumat (1/10/2021).

Wakil Ketua MPR RI itu juga menilai, pernyataan Yusril tersebut untuk menutupi dirinya karena membela kelompok yang salah.


“Membenarkan yang salah dan meluruskan bengkok dengan orientasi transaksional profesi,” tandas Syarief.

Sebelumnya Yusril Ihza Mahendra mengatakan, tidak ada niat untuk menjatuhkan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokorat melalui gugatan uji materil dan formil AD/ART.

Hal tersebut disampaikan Yusril merespon pernyataan Menko Polhukam, Mahfud MD bahwa uji materil dan formil tidak bisa menjatuhkan AHY.

“Saya sama sekali tidak ada niat menjatuhkan AHY,” kata Yusril saat dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Jumat (1/10/2021).

Menurutnya, ia membela partai Demokrat kubu Moeldoko hanya menjalankan tugasnya sebagai pengacara.

“Sebagai advokat, saya tidak berurusan dengan hal itu, saya fokus untuk melakukan gugatan uji materil dan formil AD ART Partai Demokrat,” ucapnya.

Pria dikenal dengan pakar hukum tata negara itu juga menyebutkan, tidak ikut campur dalam urusan politik kedua kubu yang bertentangan Itu, antara AHY dan Moeldoko.

“Kepentingan politik mereka, saya tidak ikut campur. Saya bekerja profesional sebagai advokat,” tutur Yusril. (muf/pojoksatu)