Ferdinand Komentari 56 Pegawai KPK Sebut Tawaran ASN Polri Upaya Penyingkiran: Edan!

Ferdinand Hutahaean. Foto Repro Youtube

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat Ferdinand Hutahaean heran dengan sikap 56 pegawai KPK tak lolos TWK.


Pasalnya, Novel Baswedan Cs itu menganggap perekrutan mereka sebagai ASN Polri dianggap sebagai upaya penyingkiran terang-terangan.

Itu disampaikan Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter pribadinya, Kamis (30/9/2021).

BACA: Ditawarkan Jadi ASN Polri, Novel Baswedan Dkk: Ketidaklolosan Kami Nyata Praktik Penyingkiran dari KPK


“Teriak-teriak minta diangkat jadi ASN, begitu ada upaya untuk mengangkat mereka jadi ASN, katanya upaya menyingkirkan,” tulisnya, sebagaiamana dikutip PojokSatu.id.

Menurut Ferdinand, cara berfikir 56 pegawai KPK tak lolo TWK itu sudah terbalik.

“Dasar otak sudah perlu pake stabilisator kali supaya tidak oleng-oleng,” sambungnya.

Ferdinand juga menekankan, sebagai ASN, sudah semestinya menerima dimanapun akan ditempatkan.