Tudingan Gatot Nurmantyo TNI Disusupi PKI Itu Bisa jadi tak Masuk Akal, Ini Analisa Pengamat

Presidium KAMI Gatot Nurmantyo. Foto: Youtube Refly Harun

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengamat komunikasi politik dan militer Selamat Ginting tak yakin TNI disusupi PKI sebagaimana tudingan Gatot Nurmantyo.

Apalagi, tudingan Gatot Nurmantyo itu hanya didasarkan pada hilangnya patung diorama peristiwa penumpasan G30S/PKI.

Menurutnya, tudingan Gatot Nurmantyo itu tak bisa dibenarkan karena tidak berdasarkan bukti yang ada.

BACA: Yakin TNI Sudah Disusupi PKI, Gatot Nurmantyo Singgung Prajurit cuma Kejar Jabatan


Sebab, kalau ada penyusupan sekalipun, TNI tentu berusaha keras menolak ideologi komunis itu.

“Karena belajar dari pengalaman buruk penghianatan PKI,” ujar Selamat Gunting dalam keterangannya diterima PojokSatu.id, Rabu (29/9/2021).

Karena itu, Ginting tidak sependapat dengan tudingan Gatot Nurmantyo yang bersikukuh bahwa TNI telah disusupi PKI.

“Saya tidak sependapat tudingan Gatot,” tegasnya.

 

Selamat Ginting pun memiliki sejumlah alasan yang menurutnya membuat tudingan mantan Panglima TNI itu cukup tidak masuk akal.

Pertama, para prajurit telah diikat dalam sumpah ketika dilantik menjadi prajurit TNI,” ujarnya.

Dalam sumpah dan janji pertamanya dinyatakan: akan setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

BACA: Pernyataan Terbaru Gatot Nurmantyo: Saya Ulangi, Ini Berarti Ada Penyusupan PKI di Tubuh TNI

Kedua, lanjut Ginting, para prajurit TNI diikat dengan tujuh jalan hidupnya yang disebut Sapta Marga.

“Pada marga pertama dan kedua, jelas-jelas disebutkan tentang Pancasila. Pada marga pertama, sebagai warga NKRI bersendikan Pancasila,” terangnya.

Kemudian pada marga kedua, sebagai patriot Indonesia, pendukung serta pembela ideologi negara yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah.

Karena itu, ia pun mempertanyakan tudingan yang yang dilontarkan Gatot Nurmantyo.