Yusril Bilang ‘Kalau Saya Gak Teken, SBY Gak Jadi Presiden’

Yusril Ihza Mahendra. (Instagram/@yusrilihzamhd).

Setelah itu, Hendarman Supandji kembali diangkat oleh SBY menjadi Kepala Badan Pertanahan (BPN).


“Begitu sudah jatuh, Pak SBY angkat Hendarman Supandji jadi Kepala BPN. Saya juga jadi tanda tanya ada apa ya semua ini,” ucap Yusril.

Meski sempat merasa kecewa, Yusril tetap membantu SBY saat mengalami kesulitan di bidang hukum, baik di lingkungan keluarga maupun di pemerintahan.

“Beberapa kali Pak SBY minta bantuan ke saya, baik persoalan hukum keluarganya, persoalan Ibas lah, persoalan siapa begitu, maupun juga persoalan pemerintahan,” katanya.


Ketika pemerintah SBY kesulitan menghadapi masalah hukum, SBY selalu memintai bantuan Yusril.

“Saya bantu, tidak ada yang tidak saya bantu,” ucapnya.

Sudah Beberapa Kali Tangani Kasus Parpol

Yusril menegaskan bukan baru kali ini saja dia diajak menangani sengketa di tubuh partai politik (parpol).

Yusril sudah beberapa kali diminta untuk membantu petinggi parpol yang dilanda konflik internal.

Yusril pernah membela Aburizal Bakrie saat berkonflik dengan Agung Laksono di tubuh Partai Golkar.

Begitu juga saat PPP dilanda konflik internal antara Surya Dharma Ali dengan Muhammad Romahurmuziy alias Romy.

“Tapi mereka tidak mencaci saya secara pribadi, ‘Eh Yusril, Anda ini Ketua PBB, jangan ikut-ikutan dong’!. Mereka siapkan advokat juga, kita berdebat di pengadilan, kita berdebat di media,” ucap Yusril.

“Gak ada utak-atik ‘anak kamu dulu itu minta tolong sama Demokrat. Saya bilang, SBY juga minta tolong sama saya supaya maju jadi presiden kok,” tegas Yusril.