Eks Elite FPI Pilih Pisah dan Dirikan Perisai Bangsa, Ferdinand: Kamuflase? Atau FPI Pecah?

Deklarasi ormas Perisai Bangsa yang didirikan oleh eks elite Front Pembela Islam (FPI) di Surabaya. Foto dok pribadi Habib Umar

Apakah mereka benar-benar sudah berubah secara ideologi sampai akhirnya memilih ‘angkat kaki’.


“Ataukah ini hanya sebagai kamuflase semata untuk menutupi gerakan sesungguhnya? Ataukah memang telah terjadi perpecahan ditubuh FPI?” tutur Ferdinand.

Untuk diketahui, sejumlah mantan anggota dan pengurus (Front Pembela Islam) FPI di Surabaya membentuk ormas Perisai Bangsa.

Pendirinya antara lain Habib Umar Al Athos yang pernah menjabat sebagai wakil ketua bidang organisasi dan Din Nawawi mantan wali laskar FPI Surabaya.


Dalam ormas Perisai Bangsa itu, Habib Umar didapuk sebagai ketua. Sedangkan Din Nawawi didapuk sebagai sekretaris.

Habib Umar menyatakan, Perisai Bangsa dibentuk dan dijalankan berazaskan Pancasila serta Undang-undang Dasar 1945.

“Kami tidak tertarik bergabung dengan FPI gaya baru yang didirikan rekan-rekan kami. Kami mendirikan ormas sendiri,” kata Habib Umar saat deklarasi Perisai Bangsa. (jpnn/ruh/pojoksatu)