Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Penembakan Ustaz di Tangerang, Alasannya Karena Faktor Ini

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

POJOKSATU.id, JAKARTA- Polda Metro Jaya terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi atas kasus penembakan yang menewaskan ketua majelis taklim di Tangerang pada Sabtu (18/9/2021).

Hingga saat ini, sudah 12 saksi yang telah dimintai keterangan terkait kasus penembakan tersebut, namun hasilnya masih nihil.

“Sudah ada 12 saksi yang diperiksa dan sudah dilakukan juga menganalisa CCTV,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (25/9/2021).

Yusri menyebut, alasan kesulitan pihaknya dalam mengungkap pelaku di balik penembakan tersebut karena waktu kejadian tak ada seseorang di sekitar lokasi.


“(Kesulitan) karena saat kejadian tidak ada yang melihat secara langsung,” ujarnya.

Seperti diketahui, warga Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang panik usai mendengarkan suara tembakan.

Peluru panas yang meluncur ternyata bersarang di tubuh seorang warga berinisial A (43) alias Ustaz Alex.

Penembakan itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di RT 02/05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Sabtu (18/9/2021) malam.

Kata sebagian saksi yang juga warga sekitar, aksi penembakan itu terjadi usai korban melaksanakan Salat Magrib atau sekitar pukul 18.30 WIB.

Peristiwa penembakan itu terjadi tepatnya didekat dengan rumah korban. Dari keterangan di lokasi, diketahui pria misterius atau orang tak dikenal (OTK) itu menggunakan motor dan memakai jaket ojek online. Usai menembak ustaz Alex, pria itu pun langsung kabur.

(fir/pojoksatu)