Hoaks, Konsumsi Labu Kuning Sembuhkan Covid-19, Jabar jadi Pilot Project Dokumentasi Pandemi

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi. Foto: Humas Dispusipda Jabar

POJOKSATU.id, BANDUNG – Kabar yang menyebutkan labu kuning bisa sembuhkan Covid-19 dipastikan hoaks. Narasi itu beredar melalui grup-grup Whatsapp.


Dalam narasi itu, diceritakan pengalaman seseorang menceritakan kakaknya yang terpapar Covid-19.

Berikut narasi hoaks konsumsi labu kuning sembuhkan Covid-19:

Mohon maaf saya mau sharing berbagi pengalaman disini walau disini ada yg lebih tahu soal kesehatan,tapi ini pengalaman yg di alami kakak sy sekeluarga yg semuanya positip. Tp yg paling parah kakak sy kandung.


Mas Bagus kakak sy nomor 2 dr Keluarga Witoyo selama 18 hari telah dirumah sakit sampai ndak kuat dan kritis tapi atas seijin Allah disertai dengan doa akhirnya kakak sy sembuh dan bener2 sembuh dg sering dikirimkan obat oleh istrinya yaitu labu kuning yg kita kukus buat cemilan. Alhamdulillah menggigil dan sesak nafasnya hilang dan paru2 yg putih blentong2 bersih ,jantung,mata,otak semuanya sehat dan lolos medical , sehingga kakak sy saat ini bisa kerja kembali di Malaysia. Alhamdulilah. Aamiin

Istri kakak saya awalnya juga merasakan bersin2 bentar capek ngos 2an keringat dingin setelah kenca Covid-19, tapi setelah konsumsi labu kuning kemaren ikut antri vaksin berjalan jauh tidak capek dan sehat.

Begitu juga kemaren ada tetangga kakak begitu positip makan labu kuning hangat alhamdulilah 3 hari sehat, langsung diswab hari ke 4 sudah negatif juga makanya dari itu saya baru berani sharing info tersebut disini.

Labu ini bisa buat sayur bening dengan bayam, daun latuk dan kelor dan enak banget dimasak lodeh dikasih pete. dikolak setup kolak santan dan dibuat puding apa cek labu.

Namun narasai tersebut dibantah Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt.

Zullies menegaskan, dilansir dari detikhealt, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan labu kuning bisa menyembuhkan Covid-19.

Namun ia mengakui bahwa labu kuning memiliki banyak antioksidan dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan.

Hanya saja, manfaat tersebut tidak secara khusus ditujukan untuk menyembuhkan Covid-19.

Narasi serupa juga ditayangkan di turnbackhoax.id pada 19 Juli 2021 dengan judul: [SALAH] Labu Kuning Kukus Dapat Sembuhkan Covid-19.

Dispusipda Dokumentasikan Pandemi Covid-19

Terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jawa Barat, Ahmad Hadadi menjelaskan, Dispusipda menjadi bagian penting dari Satgas Penanganan Covid-19.

Pihaknya juga merekam semua hal yang berkenaan dengan pandemi Covid-19 karena peritiwa tersebut menjadi sejarah dunia sebagaimana wabah flu di Spayol 100 tahun lalu.

Itu lantaran pandemi Covid-19 memiliki nilai sejarah yang memiliki nilai penting untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya.

“Kalau tidak diarsipkan dengan baik, maka sayang. Sehingga generasi berikutnya tidak belajar dan mengambil hikmah,” tuturnya dalam talkshow radio belum lama ini.

Pengarsipan pandemi Covid-19 itu meliputi semua dokumen, kebijakan, kegiatan dan peristiwa yang terjadi.

“Nanti akan kami buatkan semacam diorama atau galeri covid-19. Ini juga sudah didukung Bapak Gubernur dan Arsip Nasional Rerpublik Indonesia (ANRI),” ungkapnya.

“Dan Jawa Barat akan dijadikan sebagai pilot project untuk pembuatan galeri pandemi Covid-19,” bebernya. (ruh/pojoksatu)