Ferdinand Beri Saran Jokowi yang Diultimatum BEM SI: Abaikan, Hanya Ocehan Kelompok Kecil yang Merasa Besar

Ferdinand Hutahaean. Foto Repro Youtube

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan mengabaikan ultimatum yang dilontarkan Badan Ekskutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).


Dalam ultimatumnya, BEM SI memberikan Jokowi waktu 3×24 jam untuk mengangkat Novel Baswedan Cs yang dipecat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

BEM SI juga menuntut Presiden Jokowi membatalkan hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) KPK.

BACA: BEM SI Mengancam, Jokowi Diberi 3 Hari Angkat Kembali Novel Baswedan atau Jakarta Dibikin Lumpuh


Menurut Ferdinand, ultimatum BEM SI kepada Presiden Jokowi itu tidak akan memberikan dampak apa-apa.

“Saran saya kepada Pak Jokowi yang diultimatum oleh BEM SI, abaikan saja, tak usah ditanggapi. Karena ultimatum itu tak akan berdampak apa-apa,” kata Ferdinand dikutip dari JPNN.com (jaringan PojokSatu.id), Jumat (24/9/2021).

Ferdinand juga menilai, ultimaturm BEM SI layaknya angin lalu. Karena itu, Presiden Jokowi tak perlu berlebihan menanggapinya.

“Hanya ocehan dari kelompok kecil yang merasa besar,” tuturnya.