BPN Ungkap Status Lahan Sengketa Rokcy Gerung Vs PT Sentul City, Tidak Mungkin Palsu

Said Didu mengunjungi rumah Rocky Gerung di Sentul Bogor

POJOKSATU.id – Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor membeberkan status lahan sengketa Rokcy Gerung Vs PT Sentul City Tbk.


BPN menyebut PT Sentul City merupakan pemilik sertifikat HGU atas lahan yang dikuasai Rocky Gerung di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

BACA: Konflik Rocky Gerung Dan Sentul City Dianggap Potret Keadilan vs Kezaliman

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto menjelaskan, lahan seluas 800 meter persegi itu, masih tercatat atas nama Sentul City di Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor.


“Sampai saat ini, objek itu atas nama PT Sentul City. Masih ada datanya di kami, jadi tidak palsu,” kata Sepyo, Rabu (22/9).

Kata dia, masalah ini sudah dibahas bersama dengan Pemkab Bogor dan meminta pihak Sentul City dan Rocky Gerung mengedepankan musyawarah untuk menyelesaikannya.

PT Sentul City Sebut Rocky Gerung Tertipu

Sebelumnya, PT Sentul City Tbk mengklaim telah mendapatkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) bernomor 2411 dan 2412 sejak 1994.

SHGB tersebut mengatur soal kepemilikan tanah di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang kini ditempati Rocky Gerung.

Head of Corporate Communication Sentul City David Rizar Nugroho mengatakan SHGB tersebut didapat perusahaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor melalui proses yang legal sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

Ia menyebut PT Sentul City telah mengantongi Izin Prinsip dari Bupati Bogor dan Surat Keputusan dari Gubernur Jawa Barat tentang Persetujuan Izin lokasi dan Pembebasan Tanah.

Adapun tanah yang didapat merupakan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan XI.

David menyebut Rocky Gerung telah tertipu karena membeli tanah dengan status oper alih garap dari Andi Junaedi.

Padahal, kata David, Andi telah beberapa melakukan jual beli tanah atas lahan milik Sentul City.

Ia menyebut Andi pernah tersandung masalah hukum dan ditetapkan menjadi terpidana kasus jual beli tanah dan pemalsuan surat.

Putusan atas kasus tersebut dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Cibinong dengan surat putusan bernomor 310/Pid.B/2020/PN Cbi pada 2020. (cek/one/pojoksatu)