BEM SI Mengancam, Jokowi Diberi 3 Hari Angkat Kembali Novel Baswedan atau Jakarta Dibikin Lumpuh

Demo mahasiswa di DPR menolak revisi UU KPK
Demo mahasiswa di DPR menolak revisi UU KPK

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diultimatum mengangkat kembali Novel Baswedan sekaligus membatalkan hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK.


Presiden Jokowi pun hanya diberi waktu 3×24 jam untuk memenuhinya.

Tuntutan itu disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan Gerakan Selamatkan KPK (Gasak).

Tuntutan BEM SI dan Gasak itu disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada Presiden Jokowi, pada Kamis (23/9/2021).


Jika tidak, mereka akan kembali turun ke jalan dengan menggelar aksi besar-besaran.

“Jika Bapak masih saja diam, maka kami bersama elemen rakyat akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi yang rasional untuk Bapak realisasikan,” bunyi surat tersebut.

BEM SI dan Gasak juga menyinggung komitmen Presiden Jokowi yang berjanji akan menguatkan KPK melalui beberapa cara.