Sudah 7 Saksi Diperiksa Kasus Penganiayaan Muhammad Kece, Polri Beberkan Status Irjen Napoleon

Muhammad Kece dilumuri kotoran manusia
Muhammad Kece. (Repro YouTube)

Kabar Muhammad Kece dianiaya sesama tahanan di Rutan Bareskrim Polri dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono.


Menurut Rusdi, dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece sudah dilaporkan oleh pihak Muhammad Kece. Laporan itu sudah teregistrasi dengan LP nomor 0510/VIII/2021/Bareskrim atas nama pelapor Muhammad Kosman.

“Kasus penganiayaan Muhammad Kece sudah dilaporkan, dia melaporkan bahwa dirinya mendapat penganiayaan sesama tahanan, ” kata Rusdi.

Irjen Napoleon Bonaparte diduga tak sendirian. Jenderal bintang dua itu diduga dibantu oleh tahanan lain yang kesal dengan ulah Muhammad Kece hina Nabi Muhammad dan agama Islam.


Muhammad Kece dipukul hingga lebam. Bahkan tubuh dan wajah Kece dilumuri kotoran manusia.

Seperti diketahui, Youtuber Muhammad Kece melalui kanal youtuber menyebut Muhammad bin Abdullah dikelilingi setan dan pendusta. Dia juga dinilai melontarkan pernyataan mengandung unsur penistaan agama.

Pernyataan Muhammad Kece juga direspon oleh Kementerian Agama yang menilai apa yang disampaikan adalah penistaan agama, dan dapat mengganggu kerukunan antar umat beragama.

Karena itu sejumlah tokoh agama dan ulama di Indonesia mendesak polisi untuk menangkap youtuber Muhammad Kece.

Tak butuh waktu lama, Muhammad Kece yang sempat membuat heboh dunia maya akhirnya ditangkap oleh penyidik Bareskrim Polri di Bali pada Selasa (24/8/2021) malam.

Muhammad Kece kini sudah resmi ditahan di rutan Bareskrim Polri.

Atas ulahnya yang bersangkutan dikenakan pasal berlapis yakni Undang-Undang ITE Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45a ayat 2 dan
Pasal 156a Kitab Undang-Undang Pidana tentang Penodaan Agama dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

(fir/pojoksatu)