Pendaki Hilang di Gunung Guntur Garut, SAR: Korban Tidak Ikut Muncak

TIM SAR Bandung lakukan pencarian pendaki hilang di Gunung Guntur

POJOKSATU.id, BANDUNG- Kantor SAR Bandung menerima informasi terkait hilangnya satu orang pendaki di kawasan Gunung Guntur, Desa Sukawangi Kecamatan Tarogong Kaler Kab. Garut pada pukul 13.30 WIB dari Bhabinkamtibmas kecamatan Tarogong Kaler.


Hilangnya pendaki tersebut, pada hari minggu (19/09) pukul 08.00 WIB, pagi.

Sebelumnya survivor bersama 13 temannya mendaki Gunung Guntur pada Sabtu (18/09) pukul 16.00 WIB yang terdiri dari 11 Orang laki laki dan 3 orang perempuan.

Saat Pukul 17.30 WIB rombongan tiba di Pos 3 dan bermalam untuk keesokan harinya kembali melakukan pendakian ke Puncak Gunung Guntur, namun Survivor bersama kedua teman perempuan nya lebih memilih berada di Pos 3 dan tidak ikut rombongan ke puncak.


Adapun survivor dengan kedua teman perempuan nya berada di tenda yang berbeda.

Kemudian ketika teman-temannya telah kembali dari Puncak, Survivor sudah tidak ada di tenda. Pencarian telah dilakukan oleh rekan korban pada Minggu (19/09) hingga pukul 17.00 dengan hasil Nihil.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah langsung memberangkatkan satu tim rescue pada pukul 13.45 WIB menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

“Adapun korban bernama Muhammad Gibran Arrasyid (14) warga Kp. Citangtu, RT 02/07 Desa Citangtu Kecamatan Pengatikan Kabupaten Garut,” jelasnya.

Sebelumnya kantor SAR Bandung telah melakukan koordinasi dengan pelapor dan Potensi SAR setempat. Tim dibekali dengan 1 unit rescue Carrier, 1 Set pak Navigasi, 1 set peralatan komunikasi, 1 Set peralatan medis dan APD Personal.

(rif/pojoksatu)