Muhammad Kece Dianiaya Irjen Napoleon, Novel PA 212: Masih Kurang, Harusnya Mati

Novel Bamukmin. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menilai, penganiayaan yang dialami Muhammad Kece kurang setimpal dengan ulahnya yang telah menyakiti umat Islam.


Akan tetapi, ia menilai perlakuan itu memang pantas didapatkan Muhammad Kece.

“Si Kece memang pantas mendapat ganjaran yang sangat berat, baik dalam masyarakat maupun dalam hukum positif yang berlaku di Indonesia,” kata Novel kepada PojokSatu.id, Senin (20/9/2021).

Namun, anak buah Habib Rizieq Shihab ini juga menyatakan bahwa apa yang dialami Muhammad Kece itu masih cukup ringan.


BACA: Irjen Napoleon Boker Dulu lalu Pukuli Muhammad Kece, Ee-nya Dilumurkan ke Wajah dan Tubuh

Pasalnya dalam hukum Islam, penista agama harusnya mendapat hukuman mati.

“Dalam hukum Islam untuk penista agama tidak ada tebusannya kecuali hukuman mati,” tegasnya.

Untuk itu, meski dianiaya dan dilumuri kotoran manusia, Novel menganggap Muhammad Kece masih cukup beruntung.

“Maka Kece masih beruntung masih hidup,” katanya.