Aniaya Muhammad Kece, Novel PA 212 Sebut Irjen Napoleon Wakili Kemarahan Umat Islam yang Beriman

Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin

Pasalnya dalam hukum Islam, penista agama harusnya mendapat hukuman mati.


“Dalam hukum Islam untuk penista agama tidak ada tebusannya kecuali hukuman mati,” tegasnya.

Untuk itu, meski dianiaya dan dilumuri kotoran manusia, Novel menganggap Muhammad Kece masih cukup beruntung.

“Maka Kece masih beruntung masih hidup,” katanya.


Tambah 7 Saksi Diperiksa

Sebelumnya, dalam kasus ini penyidik sudah memeriksa enam saksi.

“Sudah ada enam saksi yang sudah diperiksa, termasuk korban,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Brigjen Pol Andi Rian Djajadi dikutip dari Antara, Senin (20/9).

Selain Muhammad Kece, saksi lainnya berstatus warga binaan atau tahanan di Rutan Bareskrim Polri serta petugas rutan.