Pengakuan Muhammad Kece, 2 Jam Dihajar, Teriakan tak Dihiraukan Petugas

Muhammad Kece Dilaporkan ke Polisi (ist1)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tersangka kasus ujaran kebencian dan penistaan agama Muhammad Kece membeberkan penganiayaan yang dialaminya di Rutan Bareskrim Polri.


Itu sebagaimana disampaikan salah seorang kerabat Muhammad kece, Pendeta Saifuddin Ibrahim.

Saifuddin menyebut, penganiayaan Muhammad Kece itu terjadi sehari setelah ditangkap polisi di Bali, Selasa (24/8) lalu dibawa ke Jakarta.

Berdasarkan keterangan yang dia dapat, penganiayaan kerabatnya di Rutan Bareskrim terjadi selama dua jam.


BACA: Kabareskrim Ungkap Muhammad Kece Tak Terluka Parah, Anehnya Sempat Dilarikan ke RS Polri

Yakni antara pukul 01.00 dini hari hingga pukul 03.00 WIB.

Pelaku penganiayaan pun tidak sendiri. Melainkan ada sekitar lima orang.

Penganiayaan itu mengakibatkan YouTuber kontroversial itu mengalami lebam di bagian muka, kepala, lengan kiri, hingga di bagian rusuk kanan.

“Pasti ada (petugas, red). Dia teriak-teriak juga tak dihiraukan. Tetap babak belur,” ungkap Saifuddin dilansir dari JPNN.com (jaringan PojokSatu.id), Minggu (19/9/2021).