Irjen Bonaparte dan 3 Napi Diperiksa Terkait Pemukulan M Kece, Polisi Dalami Pemicunya

Muhammad Kece Dilaporkan ke Polisi (ist1)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Irjen Napoleon Bonaparte dan sejumlah saksi dipanggil polisi mendalami kasus dugaan penganiayaan M Kece, tersangka penista agama Islam dan Nabi Muhammad SAW.


Penganiayaan yang dialami tersangka kasus penistaan agama M Kece, oleh narapidana lain di rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, masih terus didalami pihak kepolisian.

Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi menjelaskan, pihaknya kini sudah memanggil pihak terlapor Irjen Napoleon Bonaparte dan tiga saksi yang merupakan narapidana di sana.

Tujuannya untuk mendalami kasus dan motif dugaan penganiayaan M Kece.


Sejumlah hal yang didalami Bareskrim Polri, diungkapkan Andi, adalah yang terkait maksud dari penganiayaan, dan juga pelaku lain yag ikut dalam aksi pemukulan.

“(Telapor) Napoleon Bonaparte, dan penyidik sedang mendalami apakah dilakukan sendiri atau ada yang membantu,” ujar Andi kepada wartawan, Sabtu (18/9).

Leih lanjut, Andi menyebutkan perkembangan peeriksaan sejumlah saksi yang sudah dilakukan pihaknya.

“Ada tiga saksi, dan semuanya napi,” kata Brigjen Andi.

Tekait kasus dugaan penganiayaan ini dilaporkan M Kece yang terdaftar dalam LP bernomor LP:0510/VIII/2021/Bareskrim, dibuat pada 26 Agustus 2021 atas nama Muhamad Kosman. (ral/rmol/pojoksatu)